Destinasi Wisata Terbaik 2024

Pulau Sumba NTT Dinobatkan Jadi Destinasi Terbaik Untuk Dikunjungi 2024

Pulau yang dikenal masyarakat lokal dengan nama Humba itu menjadi salah satu destinasi terbaik dari 24 destinasi wisata terbaik untuk dikunjungi di du

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
Foto IG @felgra_photography
Pesona bentangan alam di Mondu Sumba Timur. Pulau Sumba merupakan pulau yang terkenal dengan kekayaan destinasi wisata alam yang indah. 

Wisata alam Pulau Sumba menjadi daya tarik utama. Pulau ini didominasi oleh padang rumput luas dan pantai.

CNN menggambarkan Pulau Sumba sebagai destinasi wisata alternatif selain Bali untuk menjelajahi desa terpencil dan hutan, hingga berselancar di berbagai pantai. Waktu tempuhnya hanya berjarak satu jam dari Bali.

Wisatawan bisa berangkat dari I Gusti Ngurah Rai di Bali ke Bandara Tambolaka di Kabupaten Sumba Barat Daya atau mendarat di Bandara El Tari, Kupang.

Beberapa wisata menarik di Pulau Sumba adalah Waikelo Sawah, Pantai Marosi, Bukit Lendongara, Pantai Kita Mananga Aba, dan Air Terjun Lapopu.

Selain itu ada pula Kampung Adat Ratenggaro, Bukit Wairinding, Danau Waikuri, Pantai Watu Maladong dan Pantai Walkiri.

Nihi Sumba, resor ekslusif di Pulau Sumba, juga menarik perhatian wisatawan yang menginap di sini. Resor berusia lebih dari 10 tahun itu telah berkali-kali memenangkan kategori hotel terbaik dari beberapa sumber.

Resor ini berlokasi di pesisir pantai Selatan dengan berbagai fasilitas dalam ruangan yang menarik, hingga kegiatan berkuda untuk tamu.

 

Tradisi Sumba yang khas

Nama Pulau Sumba mulai muncul pada abad ke-14 pada masa kerajaan Majapahit. Sebelumnya, pulau ini dikenal dengan sebutan pulau Cendana, pulau Sumba, pulau Subao, pulau Humba, dan pulau Sandelwood oleh penjelajah Eropa.

Uniknya, Pulau Sumba masih merawat tradisi megalitikum, tradisi dahulu kala dari zaman batu besar.

Sebab, masyarakatnya masih menggunakan peralatan dari batu berukuran besar. Pulau ini juga memiliki beberapa kuburan megalitikum sehingga disebut sebagai negeri 1.000 Megalitik. (*)

 

Berita ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved