Destinasi Wisata Terbaik 2024

Pulau Sumba NTT Dinobatkan Jadi Destinasi Terbaik Untuk Dikunjungi 2024

Pulau yang dikenal masyarakat lokal dengan nama Humba itu menjadi salah satu destinasi terbaik dari 24 destinasi wisata terbaik untuk dikunjungi di du

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
Foto IG @felgra_photography
Pesona bentangan alam di Mondu Sumba Timur. Pulau Sumba merupakan pulau yang terkenal dengan kekayaan destinasi wisata alam yang indah. 

POS-KUPANG.COM - Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditahbiskan menjadi salah satu destinasi wisata terbaik untuk dikunjungi pada 2024. 

Pulau yang dikenal masyarakat lokal dengan nama Humba itu menjadi salah satu destinasi terbaik dari 24 destinasi wisata terbaik untuk dikunjungi di dunia versi VNN Travel. Adapun daftar 24 destinasi wisata dari berbagai negara di dunia itu dirilis pada Selasa (2/01/2024), sebagaimana dikutip Kompas.com.

Baca juga: Pariwisata Sebagai Ruang Pengembangan Budaya Lokal dan Alam Serta Akses Ekonomi Masyarakat

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Domestik di Flobamora Meroket, Ancaman Bagi Pariwisata NTT?

Selain Sumba, Laman CNN Travel  juga menyebut Tainan, Tartu, Pantai Laut Hitam di Turki, Danau Michigan, hingga Kepulauan Abrolhos sebagai destinasi wisata yang patut dikuunjungi pada 2024.

Pulau Sumba merupakan sebuah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia dengan luas wilayahnya mencapai 10.710 km⊃2;. Titik tertinggi tepat berada pada puncak Gunung Wanggameti (1.225 m) di wilayah Sumba Timur dan Sumba Tengah.

 

Mengenal Sumba

Dikutip dari Wikipedia, Pulau Sumba berbatasan dengan Sumbawa di sebelah barat laut, Flores di timur laut, Timor di timur, dan Australia di selatan dan tenggara.

Selat Sumba terletak di utara pulau ini. Di bagian timur terletak Laut Sawu serta Samudra Hindia terletak di sebelah selatan dan barat.

 

Terdapat empat kabupaten di pulau Sumba yakni Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Timur. Kota terbesarnya adalah Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur.

Kota tersebut juga terdapat bandar udara dan pelabuhan laut yang menghubungkan Pulau Sumba dengan pulau-pulau lainnya di Indonesia seperti Pulau Sumbawa, Pulau Flores, dan Pulau Timor.

Sebelum dikunjungi bangsa Eropa pada 1522, Sumba tidak pernah dikuasai oleh bangsa manapun. Sejak 1866, pulau ini dikuasai oleh Hindia Belanda dan selanjutnya menjadi bagian dari Indonesia.

Masyarakat Sumba secara rasial merupakan campuran dari ras Melanesia dan Austronesia. Sebagian besar penduduknya menganut kepercayaan animisme Marapu dan agama Kristen, baik Protestan maupun Katolik. Kaum Muslim dalam jumlah kecil dapat ditemukan di sepanjang kawasan pesisir. Dan agama Yahudi dianut oleh masyarakat Sumba keturunan Yahudi di Sumba.

 

Dekat Bali

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved