Seleksi CPNS 2024
Pemerintah Siapkan 3 Langkah Selamatkan Honorer di Tahun 2024, PPPK Paruh Waktu jadi Alternatif
Pemerintah menyiapkan 3 Langkah di Tahun 2024 untuk Selamatkan Tenaga Honorer yang belum diangkat jadi PPPK, PPPK Paruh Waktu jadi alternatif
Apabila dibutuhkan, maka PPPK paruh waktu yang kinerjanya bagus ini akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
"Jika ada kebutuhan dan anggaran memungkinkan maka PPPK paruh waktu akan difokuskan mengisi formasi PPPK penuh waktu melalui pemeringkatan," kata dia.
Atas dasar rencana tersebut, rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) kembali dibuka oleh pemerintah sambil merampungkan berbagai langkah penanganan sampai Desember 2024. Kementerian PANRB pun telah membuka 80 % kuota PPPK di dalam CASN 2023 khusus bagi eks THK-2 dan non-ASN.
Baca juga: BKN Beberkan Alasan Penundaan Seleksi CPNS 2023 dan PPPK 2023, Singgung Honorer dan Disabilitas
"Telah disiapkan kuota 80 % untuk formasi khusus bagi eks THK-2 dan non-ASN yang kelulusannya berdasarkan peringkat terbaik, dan kuota 20 persen bagi formasi umum di mana kelulusannya berdasarkan Nilai Ambang Batas dan peringkat terbaik," ucap Abdullah Azwar Anas.
Untuk seleksi CASN tahun ini, pemerintah membuka 572.496 formasi yang terdiri dari 72 instansi pemerintah pusat sebanyak 78.862 ASN, dan pemerintah daerah 493.634 ASN.
Total formasi CASN di pemerintah pusat itu terdiri dari kebutuhan sebanyak 28.903 untuk CPNS dan 49.959 untuk PPPK. Di pemerintah daerah hanya dialokasikan khusus untuk PPPK dengan rincian 296.084 PPPK Guru, 154.724 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 42.826 PPPK Teknis.
Dengan terbatasnya jumlah formasi yang dibuka itu, minat masyarakat Indonesia untuk menjadi CASN pun masih tetap tinggi. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat hingga penutupan pendaftaran pada 11 Oktober 2023, jumlah pelamar CASN 2023 mencapai 2.409.882 orang, atau setara 420?ri total kuota yang disediakan.
Dari total pelamar itu, khusus untuk ormasi CPNS sebanyak 945.404. Sementara untuk pelamar formasi PPPK terdiri atas pelamar PPPK Guru sebanyak 439.020; pelamar PPPK Tenaga Kesehatan sebanyak 388.145; dan pelamar PPPK Tenaga Teknis sebanyak 637.313 orang.
"Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa kata Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto dikutip dari keterangan tertulisnya (20/12/2023).
Setelah proses seleksi CASN tahun ini dibuka, termasuk untuk mengakomodir penanganan tenaga honorer, tahun depan juga disiapkan skema khusus pengangkatan langsung.
Plt. Asisten Deputi Manajemen Talenta dan Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Kementerian PANRB, Yudi Wicaksono mengatakan pemerintah kini tengah memasuki proses validasi data-data tenaga honorer yang akan langsung diangkat menjadi ASN.
"Sekarang masih dalam tahap validasi dokumen, 3 juta tenaga non-ASN sedang divalidasi berdasarkan data masuk yang ke BKN," ujar Yudi dalam acara Penataan Manajemen ASN Pasca UU No. 20/2023 tentang ASN, dikutip Sabtu (18/11/2023).
Dalam menangani tenaga honorer tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah menggodok skema pengangkatan mereka berdasarkan pemeringkatan kinerja sepanjang tahun ini, sehingga tidak melalui proses seleksi dengan ambang batas nilai. "Itu nanti kita bisa gunakan model pemeringkatan, bukan ambang batas nilai, itu yang sedang digodok," ujar Yudi.
Jika data 3 juta tenaga honorer itu termasuk ke dalam bagian yang lolos validasi dokumen, maka akan dimasukkan namanya ke dalam platform khusus untuk dipantau kinerjanya. Bagi tenaga honorer yang namanya masuk ke urutan puncak peringkat, maka akan menjadi prioritas pengangkatan sebagai ASN pada tahun depan. Pengangkatan akan langsung menjadi PPPK.
"Jadi mereka-mereka akan diperingkatkan siapa the best nya dan mereka harapannya nanti berkompetisi sesama mereka, siapa yang akan terbaik di tahun ini, sehingga tahun depan menjadi prioritas diangkat menjadi PPPK penuh waktu," ucap Yudi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.