Berita Timor Tengah Utara

Peringatan Hari Juang TNI AD ke-78 di Kodim 1618/TTU, KASAD Ingatkan Netralitas TNI Pada Pemilu 2024

Ia menjelaskan, kemanunggalan TNI AD-rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
HARI JUANG - Pelaksanaan peringatan puncak Hari Juang TNI AD ke-78 di Kodim 1618/TTU, Jumat, 15 Desember 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU -  Kodim 1618/TTU menggelar upacara apel bendera dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD yang ke- 78 pada tahun 2023.

Peringatan Hari Juang TNI-AD yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 1618/TTU, Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan Kefamenanu Selatan Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dipimpin langsung Plh Kasdim 1618/TTU Mayor Inf Ngakan Made Marjana S.P.D selaku Inspektur Upacara.

Upacara apel bendera pada puncak peringatan Hari Juang TNI-AD, Jumat, 15 Desember 2023 ini dihadiri seluruh Prajurit Kodim 1618/TTU, ASN serta Ibu-Ibu Persit Kodim 1618/TTU.

Baca juga: Bupati TTU Sebut 70 Persen Kades Incumbent yang Tersandung Kasus Dana Desa Telah Diselesaikan

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang di bacakan oleh Inspektur Upacara, Plh Kasdim 1618/TTU Mayor Inf Ngakan Made Marjana S.P.D menegaskan, Hari Juang TNI-AD merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia. 

"Saat itu, Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan di Pertempuran Ambarawa. Meski dalam kondisi sakit, tidak pernah menyerah Pertempuran Ambarawa menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa kita, kegigihan dan keberanian Jendera Sudirman menjadi inspirasi bagi kita semua," ujar Mayor Inf Ngakan Made membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat.

Hari Juang TNI AD pada tahun 2023 diperingati dengan mengusung tema "TNI Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam untuk NKRI". Tema ini memiliki makna yang sangat mendalam yakni bahwa TNI-AD harus terus memperkuat kemanunggalan bersama Rakyat, meningkatkan kemampuannya dan berperan aktif dalam pelestarian alam.

Baca juga: Kodim 1618/TTU Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Juang TNI-AD ke-78

Ia menjelaskan, kemanunggalan TNI AD-rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan.

Di era globalisasi saat ini, berbagai macam tantangan, seperti perang asimetris, perubahan iklim dan potensi konflik sosial menjadi tantangan bagi TNI-AD. Dalam menghadapi berbagai macam tantangan tersebut, TNI-AD harus terus meningkatkan kemampuannya, baik dari segi personel, alutsista maupun doktrin. 

Peningkatan kemampuan diperlukan untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang semakin kompleks, Selain itu, TNI-AD juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk TNI AD. 

Baca juga: Kodim 1618/TTU Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Juang TNI-AD ke-78

TNI-AD, ucapnya, memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian alam. TNI-AD dapat berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam, restorasi ekosistem dan edukasi lingkungan. 

"Untuk itu, dengan semangat Hari Juang TNI AD ini, mari kita bersama-sama memperkuat kemanunggalan TNI AD-Rakyat, meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam pelestarian alam," ujarnya.

Ia mengajak seluruh prajurit TNI AD untuk wujudkan cita-cita para pahlawan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Semoga TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI. 


"Hadirin dan Peserta Upacara sekalian, Kita akan segera memasuki tahun politik tahun 2024. Belajar dari pengalaman sebelumnya, situasi di tahun politik berpotensi membuka celah terjadinya berbagai ancaman yang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pandangan politik yang seringkali disusupi oleh kelompok-kelompok radikal dan intoleran," bebernya.

Oleh karena itu, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta TNI-AD untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugas masing-masing, dan selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved