Berita NTT
Nama Frans Seda Tidak Ada Dalam Daftar Penetapan Pahlawan Nasional 2023
Pemerintah pusat hanya menetapkan enam Pahlawan Nasional tahun 2023 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 115-TK-TH-2023 tertanggal 6 November 2023.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Nama salah satu tokoh nasional asal NTT, Franciscus Xaverius Seda atau Frans Seda tidak masuk dalam daftar penetapan sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah pusat di tahun 2023.
Pemerintah pusat hanya menetapkan enam Pahlawan Nasional tahun 2023 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 115-TK-TH-2023 tertanggal 6 November 2023.
Diketahui enam Pahlawan Nasional yang ditetapkan di tahun 2023 adalah Ida Dewa Agung dari Bali, Bataha Sanitago dari Sulawesi Utara, Mohammad Tabrani dari Jawa Timur, Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah, Kiai Haji Abdul Chalim dari Jawa Barat dan Kiai Haji Ahmad Hanafiah dari Lampung.
Baca juga: Puteri Sulung Almarhum Frans Seda Terharu dan Sampaikan Terima Kasih Kepada Menteri Mahfud
Kepala Dinas Sosial NTT Yos Rasi mengatakan, ia sendiri juga telah mendapat kabar mengenai hal itu dari Kementerian Sosial RI.
"Bahwa tahun ini ada enam putra terbaik Indonesia yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional dan dikukuhkan pada tanggal 10/11/2023 oleh Presiden," kata dia, Kamis 9 November 2023.
Yos Rasi menyebut enam pahlawan Nasional itu berasal dari Bali, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jawa Barat.
Baca juga: Usung Frans Seda Menjadi Pahlawan Nasional, Pemprov NTT Gelar Rapat TP2GD
"Kita punya Pak Frans Seda, masuk dalam usulan tahun 2023 tapi tahun ini enam yang ditetapkan dengan melihat kondisi perjuangan mereka dan masa mereka. Karena mereka ini sebenarnya sudah lama diusulkan namun baru diakomodir pada tahun 2023 ini," ujarnya.
Frans Seda akan kembali diusulkan di tahun 2024 mendatang lewat usulan rekomendasi Gubernur NTT ke Kementerian Sosial. Usulan ini terbilang komplit karena secara administratif maupun aspek hukum telah terpenuhi.
Sebagai orang NTT dan Dinas yang membidangi proses ini, Yos Rasi menyampaikan ia akan terus berjuang agar Frans Seda bisa ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.
Baca juga: Dokumen Usulan Frans Seda Jadi Pahlawan Nasional Diserahkan ke Kemensos RI
Sejak awal pengusulan dari tahun 2012 lalu, memang Frans Seda hanya mengalami kendala pada naskah akademik yang baru dilaksanakan di tahun 2023.
Yos Rasi bilang, setelah semua persyaratan terpenuhi, Dinas Sosial mengusul ke Kementerian Sosial dan dibawa ke tim penilai. Oleh Kementerian Sosial, kata dia, memang Frans Seda menjadi yang paling lengkap pemenuhan persyaratannya.
"Aspek hukumnya, pengalamannya, jasa-jasanya, piagam dan lainnya telah terpenuhi. Termasuk dokumentasi yang pernah beliau lakukan," katanya.
"Kalau administrasi dan lain-lain saya pikir lengkap. Kalau hari ini belum, itu karena mungkin masa waktu saja," kata dia menambahkan.
Ia yakin, jika melalui rekomendasi Gubernur NTT maka Frans Seda akan diakomodir dalam daftar calon Pahlawan Nasional yang dinilai.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.