Berita NTT
Dukung Pemilu 2024 Aman, FKUB NTT Hadiri Konferensi Nasional ke VIII Tahun 2023 di Papua
dua Provinsi yang tidak ikut yaitu Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur, sementara yang lainnya turut mengambil bagian termasuk NTT.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka mendukung Pemilihan umum 2024 berjalan aman, Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB NTT menghadiri konferensi Nasional FKUB ke VIII tahun 2023 di Jayapura, Papua.
Konferensi Nasional FKUB ke VIII itu mengusung tema "Umat Beragama Seluruh Indonesia Siap Mendukung Pemilihan Umum 2024 Berjalan Aman, Lancar, Adil, Bermartabat dan Sukses"
"Kami dari FKUB NTT telah mengambil bagian dan sudah berperan terutama kita sudah mempersiapkan diri juga, mendukung pemilihan umum dan menciptakan kedamaian," kata Ketua FKUB NTT, Yuliana Saloso usai mengikuti kegiatan Konferensi Nasional, Jumat 27 Oktober 2023.
Kegiatan Konferensi Nasional itu merupakan kegiatan tahunan yang digelar FKUB Se-Indonesia.
Baca juga: NTT Memilih, Sebanyak 992 Bacaleg NTT Ditetapkan dalam DCT di Delapan Dapil
Kegiatan itu bertujuan meningkatkan konsolidasi internal FKUB secara Nasional melalui pertemuan semua pihak dalam rangka penguatan peranan FKUB.
Tujuan lainnya, meningkatkan koordinasi internal dan eksternal dalam rangka pemeliharaan kerukunan antar umat beragama terutama agar pelaksanaan PEMILU 2024 berjalan lancar, aman, bermartabat dan sukses.
Secara khusus, tujuan dilaksanakannya Konferensi Nasional di Jayapura Provinsi Papua yaitu agar seluruh peserta yang berasal dari semua Provinsi di seluruh Indonesia dapat melihat kondisi obyektif Papua saat ini serta turut mendoakan kemajuan pembangunan Papua di masa mendatang.
Adapun peserta yang hadir dari Provinsi NTT yaitu Ketua FKUB NTT, Sekretaris dan Mantan Ketua pengurus Asosiasi FKUB Nasional.
Yuliana Saloso mengatakan dalam kegiatan itu, terdapat dua Provinsi yang tidak ikut yaitu Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur, sementara yang lainnya turut mengambil bagian termasuk NTT.
"Kami datang belajar untuk memperoleh pelajaran berharga untuk dibawa ke NTT dalam hal bagaimana menerapkan moderasi beragama atau memperkenalkan perbedaan agama itu kepada usia dini dan materi terkait pendidikan krakter," tuturnya.
Menurutnya, kegiatan itu penting untuk diikuti. Yang mana melalui kegiatan itu, terdapat banyak pengetahuan yang diperoleh dari narasumber-narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut.
"Dari kegiatan ini, tentu akan menambah pengetahuan kami dan kami akan membagikan materi itu lagi untuk persiapan di NTT," katanya. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.