Berita Nasional

Capaian Kinerja 2023, Perjalanan Indonesia Keluar dari Krisis Global

Karenanya, dia pun optimistis bahwa Indonesia akan terus menjadi pemimpin di kawasan dan global di masa depan.

Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
PELUNCURAN - Peluncuran buku Capaian Kinerja 2023, Terus Bertumbuh dan Melaju, Selasa (24/10). 

Pemerintah juga terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, antara lain melalui hilirisasi industri dan pengembangan ekonomi hijau.

“Kemarin Presiden meresmikan bursa karbon. Bursa karbon ini akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, dalam konteks menuju green economy,” sebut dia.

Konektivitas

Untuk mencapai visi Indonesia Maju 2045, dibutuhkan segala aspek yang harus dilakukan sejak dini.

Termasuk pembangunan dan pemerataan jaringan internet di Indonesia.

Dalam forum yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa konektivitas merupakan tantangan utama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara maju.

“Ada tiga aspek konektivitas yang perlu diperhatikan, yaitu kapasitas, coverage, dan kualitas,” ujarnya.

Pada aspek kapasitas, Indonesia masih perlu mengejar negara-negara lain. Kecepatan internet rata-rata di Indonesia masih di angka 22 Mbps. Sedangkan dari aspek coverage, penetrasi internet di Indonesia baru mencapai 78 persen. Artinya, masih ada 22 persen penduduk Indonesia yang belum memiliki akses internet.

Baca juga: Wawancara Eksklusif dengan Menkominfo Budi Arie Setiadi: IP Address Starlink Harus dari Indonesia

“Kondisi ini terutama terjadi di daerah-daerah 3T, Terluar, Terpencil dan Tertinggal,” ucap Budi.
Pada aspek kualitas, internet di Indonesia juga masih perlu ditingkatkan. Masih banyak daerah di Indonesia yang mengalami gangguan sinyal internet, terutama di daerah pegunungan dan kawasan perairan.

“Di kota sudah oke, tetapi di rural masih banyak yang harus dibenahi,” imbuhnya.

Back to the Map

Dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo di tahun ke-9, Indonesia kembali menjadi sorotan dunia dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini ditandai dengan meningkatnya peran Indonesia dalam berbagai forum internasional, seperti G20, ASEAN, hingga terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan bahwa frasa ‘back to the map’ yang tepat digunakan untuk menggambarkan kebangkitan Indonesia di dunia internasional karena memiliki makna yang mendalam.

 

"Pasca reformasi, Indonesia sempat terpuruk dan kehilangan kepercayaan dunia internasional. Namun, dalam sepuluh tahun terakhir, Indonesia telah menunjukkan kebangkitan yang luar biasa," katanya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved