Berita Rote Ndao
50 Peserta Ikut Kegiatan Pelatihan Pemandu Ekowisata Rote Ndao
Seperti alam yang hijau, pantai yang memukau, dan keramahan penduduknya, menjadikan Rote Ndao sebagai destinasi wisata yan menawan.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Sebanyak 50 peserta dari 10 Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao mengikuti kegiatan Pelatihan Pemandu Ekowisata tingkat Kabupaten Rote Ndao.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Rote Ndao Yesy Dae Pany dan sejumlah kepala desa yang wilayahnya punya destinasi wisata.
Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari bertempat di Aula Hotel Videsy, Desa Persiapan Loman, Kecamatan Lobalain, Senin, 23 Oktober 2023.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek mengatakan, desa-desa wisata di Rote Ndao memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa.
Baca juga: Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu: Tempat-Tempat Wisata Rote Ndao Perlu Dipromosikan
Seperti alam yang hijau, pantai yang memukau, dan keramahan penduduknya, menjadikan Rote Ndao sebagai destinasi wisata yan menawan.
Oleh karena itu, kata Wabup Stef, pelatihan pemandu ekowisata ini memiliki peran yang sangat penting.
"Pemandu ekowisata bukan hanya sekedar orang yang memandu wisatawan, tetapi juga duta yang memperkenalkan keindahan alam, keberagaman flora dan fauna, serta kearifan lokal yang kita miliki," pungkas Wabup Stef.
Menurutnya, pentingnya peran pemandu ekowisata tidak hanya terletak pada memberikan informasi kepada wisatawan, tetapi juga dalam mengajak mereka untuk menghargai dan menjaga keberlanjutan lingkungan alam serta budaya lokal.
Baca juga: MUI Rote Ndao Gelar Musda III, Sekretaris Majelis Ulama NTT sebut Wadah Pewaris Rasul
Ia menambahkan, melalui pengetahuan yang mendalam, pemandu ekowisata dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat lokal.
"Kita semua harus menyadari bahwa keberlanjutan desa-desa wisata ini bergantung pada keberlanjutan lingkungan," tandasnya.
Lebih lanjut kata Wabup Stef, alam yang sehat dan lestari adalah modal utama bagi pariwisata berkelanjutan.
"Penting bagi kita semua, baik pemandu ekowisata maupun wisatawan, untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik, dan mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan untuk melindungi lingkungan," ucap Wabup Stef.
Baca juga: Indra Sistya Handayani Secara Resmi Didapuk Sebagai Duta Wisata Rote Ndao
Dirinya juga mengajak para pemandu ekowisata untuk menjadi pelopor dalam pelestarian lingkungan.
"Ajaklah wisatawan untuk memahami pentingnya menjaga keberlanjutan alam dan budaya lokal," imbuh dia.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.