Berita Rote Ndao
MUI Rote Ndao Gelar Musda III, Sekretaris Majelis Ulama NTT sebut Wadah Pewaris Rasul
ulama memiliki peran penting dan tanggung jawab moral terhadap pembinaan umat muslim di daerah ini.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Rote Ndao menggelar Musyawarah Daerah atau Musda III.
Musda III itu berlangsung di Aula New Ricky Hotel, Ba'a, Kecamatan Lobalain, Sabtu, 21 Oktober 2023.
Hadir dalam acara Musda, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek, Sekretaris Umum MUI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) H. Husen Anwar, Kajari Rote Ndao Budi Narsanto, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, Perwira yang mewakili Danlanal Pulau Rote dan Dandim 1627/Rote Ndao, Kapolsek Lobalain Ipda I Gede Putu Parwata, Gembala Sidang GPdI Bethesda Ba'a Pdt AA Bolung, serta undangan lainnya.
Sekretaris MUI Provinsi NTT H. Husen Anwar mengatakan, MUI sebagai wadah Warasatulabiah atau pewaris Rasul yang bertugas menanamkan pemahaman akidah agama islam, dan memperbaiki moral akhlak keumatan dan meningkatan wawasan kebangsaan.
Baca juga: Kapolres Rote Ndao Pimpin Sertijab Tiga PJU Polres dan Lantik Kasat Tahti
Bagi dia, MUI merupakan lembaga independen yang berbentuk nirlaba atau non profit, hanya dalam agama Islam hanya mencari keridhoan Allah.
Lebih lanjut kata Husen Anwar, menjadi pengurus MUI harus memastikan dan bisa menggadaikan dirinya, tenaga, pikiran, dan mungkin hal-hal finansial lainnya untuk menjadi petarung kelancaran kinerja MUI dalam lima tahunan.
"Sebagai wadah konsolidasi dan solutif MUI memperkuat dirinya tengah umat dan menjadi respons terhadap persoalan-persoalan yang muncul di permukaan mejadi mediator atas persoalan tersebut tentu tidak sendiri melainkan bergandengan tangan dengan pemerintah karena memang eksistensi MUI itu harus selalu bahu-membahu untuk kelancaran pembangunan," ucap Husen Anwar.
"Mewakili Ketua MUI Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Rote Ndao yang selama ini telah memfasilitasi terselenggaranya kinerja MUI Kabupaten Rote Ndao lima tahun sebelumnya," lanjut dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Saek saat membuka Musda itu mengatakan, ulama memiliki peran penting dan tanggung jawab moral terhadap pembinaan umat muslim di daerah ini.
Oleh karena itu, dia mengimbau, ulama harus bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang terjadi pada saat ini sehingga dapat memberikan solusi yang tepat bagi setiap permasalahan yang dihadapi oleh umat muslim.
"Pada Musyawarah Daerah III ini, diharapkan agar MUI Kabupaten Rote Ndao terus berkomitmen untuk selalu merespons dinamika persoalan yang ada, sekaligus menyiapkan program bagi para Ulama ke depan, dengan harapan agar MUI mampu bersinergi dengan pemerintah daerah guna mendorong kemajuan di Kabupaten Rote Ndao ke depannya," jelas Wabup Stef.
Baca juga: Ketua Komisi B DPRD Rote Ndao Minta Doakan Pemerintah untuk Terus Kerja bagi Masyarakat
Ia juga berharap agar peserta Musda, dalam upaya menjaring kandidat-kandidat yang akan duduk dalam kepengurusan baru, selalu mengutamakan asas musyawarah, untuk mencapai mufakat, sehingga salah satu tujuan diadakannya Musda dapat tercapai sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan mampu mengakomodir keinginan para anggota MUI Kabupaten Rote Ndao ke depanya.
Dengan dilaksanakannya Musda III MUI Kabupaten Rote Ndao, kata dia, Pemerintah juga menginginkan di samping akan terbentuknya kepengurusan yang baru, juga akan terlahir pemikiran-pemikiran dan gagasan-gagasan cemerlang yang dapat disampaikan kepada pemerintah guna membangun Kabupaten Rote Ndao menjadi daerah bermartabat, maju dan makmur dalam keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa.
"Selamat atas pelaksanaan Musda III MUI Kabupaten Rote Ndao tahun 2023, semoga dapat berjalan dengan baik dan lancar," tutur Wabup Saek. (rio)
Ikuti Berita POD-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.