Berita Timor Tengah Selatan
Permudah Akses Air Bersih, WVI Serahkan Tiga Paket Jaringan Air Bersih bagi 188 KK di TTS
Pembangunan JAB ini dilaksanakan melalui program TENACITY: Strengthening WASH Behavior and Capacity Project yang didukung penuh oleh Yayasan PDFJ.
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Eflin Rote
"Karena terbatasnya ketersediaan air, cuci tangan jarang dilakukan dan toilet jarang tersedia, hal ini berdampak pada perilaku sanitasi masyarakat. Di Timor Tengah Selatan, 51 persen penduduknya melakukan buang air besar sembarangan dan hanya 16 % penduduk yang menerapkan cuci tangan yang benar. Keadaan ini menjadikan diare, penyakit infeksi kulit, dan kudis sebagai penyakit urutan ke-9, ke-12, dan ke-15 yang banyak ditemukan di Kuanfatu," paparnya.
Baca juga: Kebakaran di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Dua Rumah Warga Hangus Dilahap Si Jago Merah
Memurut Rafinal, sejak mulai difungsikan JAB pada bulan Maret lalu, warga desa mulai menggunakan air tersebut untuk keperluan sehari-sehari seperti mandi dan masak.
"Selain itu, warga desa juga mulai menanam sayuran dan beternak ikan lele untuk memenuhi kebutuhan serat dan protein harian, juga bisa dijual di pasar sebagai tambahan pemasukan," tandasnya.
Advensi Y.A. Kase, Kepala desa Kuanfatu, menyampaikan syukur dan terima kasihnya mewakili warga desa atas bantuan tersebut
“Kami merasa terharu melihat warga desa saat ini bisa menampung air dari keran air yang tidak jauh dari rumah mereka masing-masing. Semoga hal ini bisa berdampak baik pada kesehatan anak-anak dan masyarakat setempat," ucapnya.
"Terima kasih banyak kami ucapkan untuk pihak-pihak yang telah menghadirkan air bersih lebih dekat bagi kami,” katanya.
Dirinya berharap, tiga paket Jaringan Air Bersih ini mampu meningkatkan perilaku sanitasi dan kebersihan masyarakat desa dan menekan angka diare, penyakit kulit, serta stunting yang sangat tinggi di Timor Tengah Selatan. (din)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.