Berita Lembata

Polres Lembata dan UPTD KPH Tanam Malapari, Wujud Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Terkait perawatan, Vivick Tjangkung berharap agar seluruh anggota Polres Lembata selalu merawat pohon ini.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
TANAM - Polres Lembata menanam banyak anakan pohon malapari, Selasa, 10 Oktober 2023 dengan melibatkan UPTD KPH Lembata, Yayasan Anton Enga Tifaona dan PT. Batara yang belakang sedang konsen menjadikan pulau Lembata sebagai pulau energi dengan menanam malapari.  

Laporan Reporter Tribun Flores.Com, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Polres Lembata menanam banyak anakan pohon malapari, Selasa, 10 Oktober 2023 dengan melibatkan UPTD KPH Lembata, Yayasan Anton Enga Tifaona dan PT. Batara yang belakang sedang konsen menjadikan pulau Lembata sebagai pulau energi dengan menanam malapari. 

Usai melakukan penanaman malapari di lingkungan Polres Lembata, Kapolres Lembata AKBP Vivick Tjangkung mengatakan, aksi penanaman malapari ini pun digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Humas Polri. 

"Dalam kegiatan ini kita menggerakkan masyarakat untuk ikut menanam tanaman malapari," ungkap Vivick Tjangkung.

Tanaman malapari ini merupakan tanaman sumber energi baik dari pohon, daun dan bijinya.

Baca juga: Turnamen Sepak Bola Wanted Cup Kembali Ramaikan Lembata

"Semuanya adalah sumber energi yang bisa dimanfaatkan untuk satu olahan energi bagi tumbuhan-tumbuhan yang berada di sekitarnya maupun untuk masyarakat yang menggunakannya," tandas Vivick Tjangkung.

Jika dilihat di hamparan ini kelihatannya kering. Namun ketika sudah menanam malapari maka hamparan ini akan subur. Sebab, malapari merupakan tanaman sumber energi.

Vivick Tjangkung pun menjelaskan, Polres Lembata telah meminta 30 pohon malapari untuk ditanam di seluruh area Polres Lembata. Sebab nantinya pohon ini akan memberikan banyak manfaat termasuk kerindangan. 

Terkait perawatan, Vivick Tjangkung berharap agar seluruh anggota Polres Lembata selalu merawat pohon ini.

"Harus dipelihara dengan menyiram supaya tumbuh subur. Saya yakin semua anggota kita suka dengan tanaman. Jadi tidak begitu sulit untuk memelihara dan menjadikan tanaman ini bermanfaat di tempat lingkungan kerja kita," imbuh Vivick Tjangkung.

Kepala UPT KPH Lembata, Linus Lawe yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan, pohon malapari banyak ditemui di pesisir pantai Lembata.

"Sangat rindang, dan sering dimanfaatkan masyarakat pesisir untuk berteduh. Sehingga nantinya diharapkan pohon ini selain dapat mempercantik lingkungan Polres Lembata juga dapat memberikan keteduhan," ungkap Linus Lawe.

Baca juga: Kader PKB NTT Perlu Belajar Kasus Anaknya Edward Tannur

Ketua Yayasan Anton Enga Tifaona, Bernard Tifaona menyampaikan, kegiatan penanaman malapari di Polres hari ini sejalan dengan semangat Program Mama Papa yang baru saja diluncurkan bersama PT Lembata Hira Sejahtera (Batara) beberapa waktu lalu. 

Lanjutnya, penanaman malapari ini dapat diikuti oleh masyarakat Lembata sehingga Lembata dapat mempersiapkan diri sebagai lumbung tanaman energi masa depan. 

"Dengan semangat penanaman ini dan dalam rangka menyongsong dirgahayu Otonomi Daerah Lembata ke -24 nanti, maka untuk mewujudkan Lembata sebagai Pulau Energi terbuka lebar," tutupnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved