Anak Anggota DPR Aniaya Pacar

Viral Tersangka GRT Sempat Menangis Saat Pacarnya Hendak Dilarikan Ke RS Usai Dianiaya

video GRT (31), anak anggota DPR asal NTT Edward Tannur menangis viral di media sosial.  Lelaki itu tampak menangis sambil bersandar di badan mobil. 

|
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
Tangkapan layar Ig @lambe_turah
Tersangka GRT yang aniaya pacar hingga tewas sempat menangis usai penganiayaan 

POS-KUPANG.COM - Unggahan video GRT (31), anak anggota DPR asal NTT Edward Tannur menangis viral di media sosial. 

Video GRT menangis itu diunggah akun IG @lambe_turah pada Jumat (6/10/2023) malam. Unggahan video pendek itu melengkapi dua foto lainnya. 

Dalam keterangan unggahan yang telah disukai lebih dari 53 ribu akun instagram itu tertulis narasi "Waduh... Anak anggota dewan?"

Adapun video tersebut dikomentari 3.626 komentar. 

Baca juga: Hotman Paris Sikapi Kasus Anak Anggota DPR Asal NTT Aniaya Pacar, Siap Bantu Keluarga Korban

Tampak dalam video tersebut, GRT yang menngenakan hoodie warna abu abu dengan paduan celana panjang hitam berdiri di sisi kiri belakang mobil inova reborn warna silver. 

Lelaki itu tampak menangis sambil bersandar di badan mobil. 

Sementara itu tampak beberapa petugas kesehatan dengan seragam putih dan hijau sedang mengatur posisi duduk seorang perempuan yang diduga pacar GRT di jok bagian depan mobil.

Perempuan itu tampak didudukan dengan posisi sandaran jok yang diturunkan. Tampak pula kursi roda di sekitar mobil dan dua petugas keamanan berpakaian hitam. 

Baca juga: Ini Kekayaan Edward Tannur Anggota DPR asal NTT yang Anaknya Diduga Tewaskan Pacar

 

Ditetapkan sebagai tersangka

Adapun GRT telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan Dini Sera Afrianti (28) hingga tewas.

Penetapan tersangka oleh penyidik Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur dilakukan pada Jumat (6/10/2023)..

GRT yang tinggal di Apartemen Pakuwon City, merupakan anak anggota DPR asal NTT ( Nusa Tenggara Timur ).

Tersangka telah ditahan. "Tersangka sudah dilakukan penahanan terhitung sejak Kamis 5 Oktober," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce dalam konferensi pers, Jumat (6/10/2023).

Turut hadir dalam konferensi pers, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, Kasi Humas AKP Haryoko Widhi dan Tim Dokter Forensik RS Dr Soetomo, Dr. Reny dan Dr. Eky.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved