KKB Papua
KKB Papua Berduka, Sosok Komandan Lapangan Kodap 35 Bintang Timur Tewas Diterjang Timah Panas
Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua mungkin sedang berduka. Mereka bersedih karena salah satu sosok andalannya di lapangan tewas merenggang nyawa.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM - Saat ini, Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua mungkin sedang berduka. Mereka tentu bersedih karena salah satu sosok andalannya di lapangan tewas merenggang nyawa setelah diterjang timah panas dalam insiden baku tembak dengan prajurit TNI Polri, akhir September 2023 kemarin.
Dalam insiden yang terjadi di Kampung Mondusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu 30 September 2023 dini hari sekitar pukul 05.00 WIT itu, lima anggota KKB Papua tewas.
Dari lima anggota yang tewas tertembak itu, salah satunya, adalah OM, berusia 38 tahun. Sosok inilah yang selama ini dipercayakan menjadi komandan operasi Kodap 35 Bintang Timur.
Dalam memimpin operasi pergerakan, OM bertanggung jawab langsung kepada Panglima TPNPB-OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat), Organisasi Papua Merdeka) Kodap 35 Bintang Timur, Ananias Atimimin.
Oleh karena itu, ketika jasad OM ditemukan telah menjadi mayat di lokasi baku tembak dengan prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz di Kampung Mondusit, Distrik Serambakon, pada saat itulah Ananias Atimimin dan komplotannya berduka.
Apalagi dalam peristiwa kelam tersebut, bukan hanya OM yang tewas merenggang nyawa, tetapi juga empat anggota KKB Papua lain, yang sama-sama ikut dalam perang terbuka dengan aparat terlatih kebanggaan bangsa, prajurit TNI Polri tersebut.
Adapun empat anggota anak buah OM yang juga tewas dalam peristiwa baku tembak dengan prajurit TNI Polri tersebut, masing-masing KKB NM (26), OK (27), AL (19), dan TA (22).
Dengan demikian, ada lima anggota KKB yang meninggal dunia saat itu. Dan dari lima anggota tersebut, salah satunya biasa dipanggil Jen Aloka Taplo, atau sosok yang dulunya menjadi orang kepercayaan Lamek Taplo, salah satu pimpinan KKB Papua yang paling disegani TPNPB-OPM.
Untuk diketahui, meski belakangan ini duka nestapa senantiasa mendera komplotan bersenjata tersebut, tetapi sampai sekarang Juru Bicara KKB Papua, Sebby Sambom, belum pernah angkat bicara, walau hanya sepatah kata.
Sementara itu, Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, bahwa lima anggota KKB Papua yang tewas dalan insiden tersebut telah berhasil diidentifikasi oleh aparat keamanan.
Melalui Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, disebutkan bahwa lima anggota KKB yang tewas itu sudah berhasil diidentifikasi. Mereka adalah OM (38), NM (26), OK (27), TA (22) dan AL (19).
Dari lima oknum ini, satu di antaranya, yakni OM adalah komandan lapangan. "Iya benar, salah satu yang meninggal dunia, adalah OM," kata ujar Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Selasa 3 oktober 2023.
Menurut Faizal Ramadhani, OM bukan sembarang orang. Yang bersangkutan punya jabatan mentereng di lingkungan TPNPB OPM. OM adalah Komandan Batalyon Pamerasta. "OM itu komandan batalyon pamerasta," ujarnya.
Baca juga: MENGEJUTKAN! KKB Papua Bawa Uang Ringgit Malaysia dan Dolar Brunai Darussalam Saat Beraksi
Hal senada disampaikan Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno. Dia menyebutkan bahwa sebelum Satgas Ops Damai Cartenz mengumumkan nama-nama anggota KKB Papua yang tewas, KKB Papua malah sudah lebih dahulu mengumumkannya.
KKB Papua, lanjut Bayu Suseno, malah telah lebih dahulu menyebarkan informasi mengenai nama-nama anggotanya yang tewas dalam insiden baku tembak tersebut. "Mereka adalah OM (38), OK (27), NM (26) TA (22) dan AL (19).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.