KKB Papua

Ini Nama-nama Anggota KKB Papua yang Tewas Dalam Insiden Baku Tembak 30 September 2023

Setelah 3 hari berlalu nama KKB Papua yang tewas dalam insiden baku tembak dengan prajurit TNI Polri, kini mulai beredar. Ada anak buah Lamek Taplo.

|
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
DIAMANKAN – Senjata api dan amunisi yang diamankan Satgas Ops Damai Cartenz seusai insiden baku tembak dengan KKB Papua pada Sabtu 30 September 2023 dini hari sekitar pukul 05.00 WIT. 

POS-KUPANG.COM – Setelah tiga hari berlalu, akhirnya nama-nama anggota KKB Papua yang tewas dalam insiden baku tembak dengan prajurit TNI Polri pada Sabtu 30 September 2023, kini beredar di hadapan publik.

Nama-nama itu merupakan hasil identifikasi aparat penegak hukum, pasca lima anggota KKB Papua dinyatakan tewas dalam insiden baku tembak dengan prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz, Sabtu 30 September 2023 dini hari sekitar pukul 05.00 WIT.

Ada pun anggota KKB yang tewas diterjang peluru, masing-masing komandan operasi KKB Papua berinisial OM. Berikutnya, NM, OK, AL, dan terakhir TA. “Benar, salah satu dari lima jenazah itu, adalah komandan lapangan, yakni OM."

Hal tersebut disampaikan Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani, Selasa 3 Oktober 2023.  Kelima jenazah itu masih dalam proses evakuasi.

Sementara itu, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Richard TH Tampubolon mengungkapkan bahwa dari lima anggota KKB yang tewas ditembak Satgas Ops Damai Cartenz, salah satunya adalah Jen Aloka Taplo.

Sebelumnya, kata Richard TH Tampubolon,  Jen Aloka Taplo merupakan anak buah Lamek Taplo, pimpinan KKB Kodap XV Ngalum Kupel.

Sementara saat ini KKB Papua Lamek Taplo telah bergabung dengan Kodap XXXV Bintang Timur yang dipimpin oleh Ananias Atimimin.

“Jadi, satu orang yang paling dicari selama ini, adalah Dodi alias Jen Aloka Taplo. Pelaku terlibat dalam sejumlah kejahatan,” ungkap Richard TH Tampubolon.

Salah satu contoh kasus yang melibatkan Jen Aloka Taplo, lanjut dia, adalah pembunuhan suster di Distrik Kiwirok pada September 2021 silam. Yang bersangkutan juga terlibat pembakaran fasilitas umum.

Pasca tertembaknya lima anak buah Ananias Atimimin tersebut, lanjut Tampubolon, kini situasi di Kabupaten Pegunungan Bintang relatif kondusif.

“Sekarang situasi keamanan mulai kondusif. Kondisi di Distrik Sarambakon sudan mulai normal. Masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa," ujar kata Pangkogabwilhan III Letjen TNI Richard TH Tampubolon.

Saat ini, katanya, masyarakat berharap agar tak ada lagi tindakan brutal yang dilakukan Kelompok Separatis Teroris di daerah tersebut. Masyarakat  kini mendukung aparat keamanan menindak para pihak yang mengganggu keamanan masyarakat.

Ketika disinggung tentang keterlibatan Jen Aloka Taplo, dia menyebutkan bahwa yang bersangkutan terlibat juga dalam pembunuhan tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, pada tanggal 6 Desember 2022.

Selain itu, Jen Taplo juga terlibat dalam tindakan penembakan dan pembakaran fasilitas umum di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang pada Januari 2023." ujarnya.

Untuk diketahui, pada Sabtu 30 September 2023, lima anggota KKB Papua tewas tertembak. Lima korban itu terlibat dalam insiden baku tembak dengan prajurit TNI Polri di Kampung Mondusit, Distrik Serambakon.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved