KKB Papua
MENGEJUTKAN! KKB Papua Bawa Uang Ringgit Malaysia dan Dolar Brunai Darussalam Saat Beraksi
Anggota Kelompok Separatis Teroris yang dibungkam prajurit TNI Polri dalam penyergapan di daerah Distrik Oksibil, ternyata bawa uang ringgit malaysia.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Anggota Kelompok Separatis Teroris yang dibungkam prajurit TNI Polri dalam penyergapan di daerah Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, ternyata mengantongi uang Ringgit Malaysia dan uang dolar Brunai Darussalam.
Fakta tersebut diungkapkan Kapolres Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, AKBP Dafi Bastoni, SIK, MIK dalam kabar terbaru yang dilansir Pos-Kupang.Com, Selasa 3 Oktober 2023.
Dalam pernyataannya, Kapolres Pegunungan Bintang, Dafi Bastoni mulanya membeberkan terlebih dahulu fakta-fakta tentang tindakan tegas terukur yang dilakukan Satgas Ops Damai Cartenz dalam operasi penegakkan hukum di Kabupaten Pegunungan Bintang pada Sabtu 30 September 2023.
Dalam insiden tersebut, katanya, ditemukan lima anggota KKB Papua yang terkena tembakan. Lima anggota komplotan pengacau keamanan itu tewas di lokasi kejadian di wilayah Kampung Mondusit, Distrik Serambakon.
Pada kabar viral tersebut, Kapolres Dafi Bastoni tidak membeberkan nama-nama anggota KKB Papua yang telah dibungkam selama-lamanya oleh prajurit TNI Polri tersebut.
Namun ia menyebutkan bahwa lima orang yang tewas itu adalah anggota KKB Papua. Kelima oknum tersebut, adalah anak buah Ananias Atimimin yang disebut-sebut sebagai pemimpin KKB Papua di wilayah Pegunungan Bintang Papua.
Selain lima anggota KKB Papua ditemukan tewas di tempat, prajurit TNI Polri juga menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Barang bukti tersebut, yakni dua senjata api laras panjang dan sebuah senjata api laras pendek atau postol jenis FN. Senjata api laras panjang itu satunya buatan Amerika Serikat (USA) dan satunya lagi buatan PT Pindad.
Selain itu, disita pula sebuah kotak kecil berisi 160 amunisi kaliber 5,56, 199 butir peluru caliber 5,56, sebanyak 27 amunisi kaliber 9 mm, satu anak peluru kuningan, 3 buah magazine SS1 dan 2 magazine AS dan satu kantong amunisi.
Ditemukan juga, lanjut Kapolres Dafi Bastoni, satu Kartu Tanda Penduduk Nasional atau KTPN atas nama Otobius Bidana dan sebuah busur lengkap dengan anak panah.
Berikutnya, diamankan juga dua unit HP merek Vivo dan satu buah Hp Samsung, satu lembar bendera bintang kejora, tiga lembar uang pecahan Rp 100.000 dan uang pecahan Rp 50.000. Ada juga uang Ringgit Malaysia dan uang Brunai Darussalam.
Baca juga: TERBONGKAR, KKB Papua Gunakan Senjata Api Buatan Amerika Serikat dan PT Pindad
Lima anggota KKB yang tewas itu, katanya, adalah mereka yang terlbat dalam sejumlah aksi kejahatan di Pegunungan Bintang. Ada yang terlibat dalam tindakan pdana di Okbibab, pembunuhan tukang ojek dan pembakaran.
Bahkan ada juga yang terlibat dalam insiden penyerangan terhadap prajurit TNI Polri, salah satunya adalah penembakan anggota brimob, Briptu Rudi Agung Ashari yang gugur saat sedang melakukan patrol keamanan dan penegakkan wilayah NKRI di Papua, Senin 18 September 2023 sekitar pukul 11.00 WIT.
Untuk diketahui dalam sebulan terakhir, KKB Papua pimpinan Ananias Atimimin sepertinya haus akan kejahatan. Pasalnya, mereka terus melancarkan aksi kejamnya dalam beberapa pekan terakhir.
Kasus pertama di Kabupaten Pegunungan Bintang, terjadi pada Senin 18 September 2023. Kasusnya berawal dari penembakan prajurit TNI Polri yang sedang melakukan patroli keamanan wilayah dan penegakkan hukum di Distrik Serambakon sekitar pukul 11.00 WIT.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.