Berita Alor
PAUD Pertiwi Luba Terima Izin Operasional, Relawan Wadah Apresiasi Pemerintah dan Masyarakat
Yohanis menuturkan, melihat kesempatan ini, pihaknya juga mengundang narasumber dari Yayasan Wadah Titian Harapan.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pertiwi, Luba Desa Lembur Tengah, Kecamatan Alor Tengah Utara memperoleh izin operasional.
Izin tersebut diserahkan oleh perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor saat menghadiri kegiatan pelatihan guru PAUD se-Kecamatan Alor Tengah Utara yang difasilitasi oleh Yayasan Wadah Titian Harapan Jakarta.
Yohanis Atamai, S.Pd selaku relawan Wadah di Kabupaten Alor sekaligus inisiator kegiatan memberikan apresiasi kepada masyarakat dan juga pemerintah yang telah menjawab kebutuhan masyarakat.
"Sebelum penyerahan izin operasional PAUD Pertiwi Luba, kami mengamati bahwa guru-guru Paud yang ada di Kecamatan Alor Tengah Utara yang pertama SDM masih kurang tetapi memiliki semangat yang tinggi, kedua meskipun ada pengajar PAUD yang berijazah SMA tetapi memiliki hati dan waktu untuk mengajar anak-anak PAUD," ujarnya, Kamis 14 September 2023.
Baca juga: Petani Keluhkan Harga Asam Anjlok di Kecamatan Alor Tengah Utara
Yohanis menuturkan, melihat kesempatan ini, pihaknya juga mengundang narasumber dari Yayasan Wadah Titian Harapan.
Kehadiran narasumber ini untuk memberikan pelatihan guru-guru PAUD.
"Kami berdiskusi bersama pemerintah Desa Lembur Tengah, Camat Alor Tengah Utara dan Yayasan dan akhirnya diputuskan bahwa pelatihan dilaksanakan di PAUD Pertiwi Luba. Pelatihan ini sudah kami laksanakan pada awal September selama 3 hari," jelasnya.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan cikal bakal generasi yang baik, pelatihan tidak hanya berhenti setelah materi diberikan tetapi akan dilakukan monitoring dan evaluasi pasca pelatihan.
"Kami mengundang 30 peserta dari 28 PAUD yang ada di Kecamatan Alor Tengah Utara, karena kami melihat bahwa 30 peserta akan lebih efektif ketika diberikan materi. Kedua kami memilih lokasi pelatihan di PAUD Pertiwi Luba karena jaringan di tempat tersebut susah sehingga peserta akan fokus pada pemberi materi tidak terganggu dengan handphone dan lain-lain," katanya.
Baca juga: Bank NTT Serahkan 61 Paket Bantuan Stunting di Kecamatan Alor Tengah Utara
Yohanis yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Alor Tengah Utara menuturkan bahwa pemberian izin operasional PAUD Pertiwi Luba sebagai pintu masuk agar PAUD terdaftar di Dapodik.
"Selama ini desa sudah menganggarkan guru PAUD dalam dana desa, tetapi kita juga melihat bahwa anggaran dana desa terbatas ini menjadi motivasi bagi kami memperjuangkan izin operasional PAUD Pertiwi Luba. Ini bisa menjadi pintu masuk agar PAUD ini terdaftar di dapodik dan bisa memperoleh dana BOP agar PAUD ini bisa mandiri. Karena dari desa induk ke PAUD yang ada sekarang, jaraknya kurang lebih 3-4 km untuk itu dengan adanya PAUD Pertiwi bisa mengakomodir anak usia dini," ungkapnya.
Baca juga: Pemilu 2024, PPK Kecamatan Alor Tengah Utara Fasilitasi 90 Peserta Seleksi PPS
Usai pelatihan relawan wadah akan melakukan monitoring dan evaluasi dengan alat ukur yang akan dirancang, untuk melihat tercapai tidaknya tujuan pelatihan tersebut. Jika belum mencapai maka relawan Yayasan Wadah akan membuat pelatihan lanjutan dari indikator yang belum tercapai.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah baik Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat yang telah menjawab kebutuhan kami. Kami juga memberikan proficiat kepada masyarakat baik di Kecamatan Alor Tengah Utara dan Pantar yang menjadi sasaran kegiatan. Masyarakat bersama pemerintah telah bergotong-royong agar kegiatan ini berlangsung dengan baik," pungkasnya.
Sementara itu, Camat Alor Tengah Utara, Sabdi Makanlehi, S.H., M.H memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah hadir dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.