Berita Alor

Antisipasi Kesulitan Pangan Musim Kemarau, Lapas Kalabahi Tanam Ubi Kayu

Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi NTT, Marciana D Jone

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
TANAM -.Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi membuka lahan tidur yang terletak tepat di samping Lapas untuk menanam ubi kayu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Mengantisipasi kesulitan pangan di musim kemarau, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi membuka lahan tidur yang terletak tepat di samping Lapas untuk menanam ubi kayu.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kalabahi, Yusup Gunawan, menyampaikan bahwa lahan tidur yang dibuka Lapas Kelas IIB Kalabahi merupakan lahan pertanian milik Lapas, yang sudah tidak digunakan lebih dari 2 tahun dan kembali dimanfaatkan lagi untuk menanam ubi kayu. Lahan tersebut memiliki luas kurang lebih. 2.000 m2.

"Sudah lebih dari 2 tahun lahan pertanian ini tidak digunakan. Kami kembali membukanya untuk mengantisipasi terjadinya kesulitan pangan di musim kemarau yang panjang tahun ini. Nantinya, kami akan manfaatkan lahan ini dengan menanam ubi kayu untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat di daerah ini," ujarnya, Sabtu 2 September 2023.

Baca juga: Lapas Kalabahi Manfaatkan Aplikasi Sistem Informasi Penilaian Kedisiplinan Pegawai

Lebih lanjut Yusup juga mengatakan pentingnya kontribusi Lapas Kalabahi melalui pemberdayaan warga binaan di bidang pertanian untuk mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Alor, yakni Alor Kenyang, Alor Sehat, dan Alor Pintar.

"Kita punya warga binaan asimilasi yang banyak dan tentunya kita berdayakan mereka untuk mengolah lahan-lahan kita yang masih kosong, sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang termasuk mereka, juga para Petugas Lapas," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar warga binaan memiliki keahlian bercocok tanam, sehingga pembukaan lahan baru ini menjadi sarana mengasah kemampuan warga binaan.

Baca juga: Bebas Halinar, Lapas Kelas IIB Kalabahi Alor Adakan Deklarasi

"Seluruh warga binaan di sini, kalau sudah memenuhi syarat asimilasi kerja di luar tembok, langsung kita kondisikan mereka untuk bekerja sesuai keahliannya. Kami fokuskan ke bidang pertanian karena sebagian besar warga binaan Lapas Kalabahi mempunyai keahlian dalam bercocok tanam. Proses ini juga akan mengasah kemampuan mereka untuk lebih terampil dan dapat menjadi manusia produktif setelah menyelesaikan pidana yang dijalani," pungkasnya. 

Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi NTT, Marciana D Jone. (cr19)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved