Berita NTT
Ketua AIPKIND NTT: S1 Kebidanan Undarma Bisa Jadi Rujukan Belajar Institusi Lain
pemahaman yang baik terkait stunting sehingga mereka bisa memberi edukasi terhadap masyarakat dalam hal pencegahan stunting
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
"Mahasiswa tentunya harus disiplin, rajin belajar, memberikan yang terbaik bagi diri mereka dan untuk Kampus. Mereka juga perlu menggunakan sumber daya dengan bijak, cari dukungan dengan teman sejawat, dengan dosen untuk melakukan diskusi dan lainnya," ujarnya
"Mereka perlu belajar dengan sungguh-sungguh ,fokus, motivasi diri untuk sukses, disiplin, lakukan yang terbaik. Sukses itu berawal dari keinginan atau kemauan dari diri sendiri," tambahnya.
Sementara itu, Pither Yesend Boimau selaku Wakil Rektor lll Undarma Kupang mengatakan, kegiatan PKKMB itu pada dasarnya pesertanya itu adalah mahasiswa yang memasuki masa peralihan dari siswa menjadi mahasiswa.
"Tentunya kami dari bagian kemahasiswaan yang berkaitan dengan penalaran dan minat bakat akan mendorong mahasiswa untuk bergabung dalam organisasi kampus," katanya.
Pither mengatakan, mahasiswa itu nantinya didorong untuk masuk dalam himpunan mahasiswa di Prodi atau Universitas.
"Selain itu mereka diarahkan karena standarnya susah diatur oleh pemerintah. Sehingga mereka bukan hanya punya ilmunya saja tetapi memiliki sesuatu dari organsisasi misalnya kegiatan olahraga, kewirausahaan, seni dan lainnya," tuturnya.
Pither berharap para mahasiswa menggunakan kesempatan sebaik mungkin, memiliki kehidupan baru di Kampus yang membantu mengembangkan bakat mahasiswa.
"Mereka harus menggunakan waktu sebaik mungkin. Karena masyarakat di luar sana menanti mereka, apa saja yang telah mereka peroleh dari perkuliahan itu," tutupnya.
Baca juga: Program Multi Kampus Undarma Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Sementara itu, Wakil Rektor l Undarma Kupang, Jidon Nubatonis, SH mengatakan, memang banyak masyarakat merasa kaget dan bingung kenapa Undarma sebagai kampus baru yang sebelumnya tidak ada Diploma 3 Kebidanan, namun terkareditasi baik sekali, lalu bisa mengurus izin dan langsung bisa beroperasi.
"Dalam perencanaan, sebelumnya kita libatkan AIPKIND dan IBI atau Ikatan Bidan Indonesia Kota Kupang. Mereka turut serta memberikan masukkan dari awal tentang bagaimana penataan alat-alat laboratorium," ungkapnya.
Jidon mengatakan, alat-alat laboratorium sebagian besar merupakan pengadaan baru. Menurutnya untuk mendapatkan akreditasi harus memenuhi semua unsur dan Undarma dapat dibilang sudah memenuhi semuanya.
"Kita menerapkan proses kegiatan belajar mengajar dengan satu takeline yaitu kolaborasi, inovatif dan adaptif. Kita mengajak mahasiswa dan para dosen bahwa dalam hidup, kalau kita tidak berkolaborasi kita tidak bisa mendapatkan inovasi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat," tuturnya.
Untuk diketahui, selain Ketua AIPKIND NTT yang membawakan materi, Tim dari TNI Angkatan Udara juga ikut membawakan materi dalam kegiatan PKKMB di Undarma Kupang Tahun Akademik 2023/2024. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.