Berita Sikka

Bupati Sikka Ancam Tempeleng Bendahara yang Potong Utang Guru ASN

Gaji aparatur sipil negara ASN harus diterima utuh, meski para guru mempunyai utang di bank maupun koperasi.

|
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
BUPATI SIKKA - Bupati Sikka, Fransiskus Robertus Diogo saat memberikan sambutan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengancam untuk tempeleng para bendahara yang memotong utang para guru aparatur sipil negara atau ASN di Kabupaten Sikka.

Dijelaskannya, menurut peraturan menteri keuangan nomor 11 A tahun 2016 dijelaskan dilarang melakukan pemotongan satu sen pun gaji aparatur sipil negara atau ASN.

"Kalau ada bendahara yang potong itu, tempeleng dia,mulai-mulai untuk melakukan kejahatan, jangan ada yang memotong gaji-gaji PNS, yang punya hutang bayar sendiri" tegasnya dihadapan ratusan guru di Kantor Bupati Sikka, Senin 21 Agustus 2023.

Menurutnya, Gaji aparatur sipil negara atau ASN harus diterima utuh, meski para guru mempunyai utang di bank maupun koperasi.

Baca juga: Khidmat, Camat Talibura Sikka Pimpin Upacara HUT Ke-78 RI

"Gaji harus diterima utuh, kalau ada bapa ibu guru yang ada hutang di bank atau koperasi bayar sendiri," ujarnya 

Lanjutnya, dalam waktu dekat ia akan memanggil dan mengumpulkan para bendahara yang selama memotong gaji guru aparatur sipil negara atau ASN

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved