Minggu, 12 April 2026

Berita Sikka

Khidmat, Camat Talibura Sikka Pimpin Upacara HUT Ke-78 RI

Pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibraka pun berjalan dengan baik dan lancar menjalankan tugas mulia tersebut.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
KIBARKAN BENDERA - Pasukan pengibar bendera saat mengibarkan bendera merah putih di lapangan gelora Stef Leong Liwu Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Kamis 17 Agustus 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 Tahun 2023 tingkat Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, NTT, berlangsung khidmat. 

Pantauan POS-KUPANG.COM, Ribuan Warga yang hadir pun antusias mengikuti prosesi upacara tersebut.

Camat Talibura , Lazerus Gunter menjadi Inspektur Upacara bendera yang digelar di lapangan gelora Stef Leong Liwu desa Watubaing, Kecamatan Talibura, mulai pukul 08.00 Wita.

Hadir dipanggung kehormantan, Sekertaris camat Talibura, Gregorius Gate, Kapolsek Waigete,Iptu I Wayan Artawan, Kepala Sub Sektor Nebe, Aipda Sadriyanto, Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Fransiskus Parera, Rohaniwan, para kepala desa serta peserta upacara dari tingkat TK hingga SMA dan masyarakat umum.

Baca juga: Tiang Listrik di Desa Mahekelan Sikka Ambruk

Diawali peringatan Detik- Detik Proklamasi, Pembacaan Teks Proklamasi oleh Anggota DPRD Sikka, Fransiskus Parera kemudian penyerahan bendera merah putih kepada pasukan Paskibraka oleh Camat Talibura dan dilanjutkan pengibaran.

Pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibraka pun berjalan dengan baik dan lancar menjalankan tugas mulia tersebut.

Camat Talibura, Lazerus Gunter usai mengikuti upacara menyatakan, momentum 78 tahun usia kemerderkaan RI patut menjadi tonggak refleksi dari sikap kebangsaan.

Arti merdeka harus diberi makna untuk berpikir ke depan, menjunjung tinggi hak asasi. Masyarakat diharapkan terlibat aktif mewujudkan kemerdekaan yang sempurna.  

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada warga kecamatan Talibura yang selama ini tetap hidup rukun, saling menghormati, Menurutnya, tanpa rasa menghormati, mustahil semua warga bisa senang dan hidup rukun seperti ini.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved