Kamis, 30 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 21 Agustus 2023, Pergilah, Juallah Segala Milikmu

Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan pertama dari KitabHakim-hakim 2: 11-19, dan bacaan Injil Matius 19:16-22.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Senin 21 Agustus 2023 dengan judul Pergilah, Juallah Segala Milikmu. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Pergilah, Juallah Segala Milikmu.

Bruder Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan pertama dari KitabHakim-hakim 2: 11-19, dan bacaan Injil Matius 19:16-22, Peringatan Santo Pius X, Paus.

Di bagian akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Senin 21 Agustus 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Salam damai sejahtera untuk kita semua. Semua orang pasti memiliki harta kekayaan dengan tingkatan masing-masing.

Ada yang cuma sebatas apa yang secukupnya, tapi pasti ada juga yang memiliki banyak hartanya.

Dan tentunya kita akan sangat memperhatikan semuanya entah dalam bentuk barang atau uang atau apa saja yang kita miliki.

Biasanya kita sangat terikat dengan apa yang kita punya itu dan kadang sangat terbawa oleh beban pikiran tentang semua harta kita.

Intiya bahwa harta itu kita miliki dan harta itu memiliki kita sampai kita bisa dikuasai oleh harta kekayaan kita.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 21 Agustus 2023, Peringatan Santo Pius X: Saya Telah Hidup Miskin

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Hari ini kita merayakan peringatan wajib Santo Pius X seorang Paus. Paus Pius X.

Nama kecilnya adalah Sarto. Sarto adalah anak kedua dari delapan bersaudara.

Orangtuanya petani dan sejak masih kecil kedua orangtuanya selalu menanamkan cinta kasih yang besar kepada Allah dan kepada sesama.

Sarto sendiri memiliki kerinduan yang besar menjadi seorang imam dan itu terbukti setelah dia menamatkan seminarinya dan ditahbiskan menjadi imam.

Sebagai seorang imam dia sangat mencintai umatnya secara khusus orang-orang kecil dan miskin. Dia sangat suka membagi-bagi apa yang dia miliki kepada orang miskin.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved