Berita Timor Tengah Utara
Begini Kata Kadis Kesehatan Timor Tengah Utara Terkait Kasus Kematian Ibu dan Anak Tahun 2023
pendampingan dan peningkatan kapasitas sampai ke tingkat puskesmas kepada visi fasilitatif dari tim dokter ahli yang ada di rumah sakit
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kepala Dinas Kesehatan Timor Tengah Utara, Robertus Tjeunfin mengatakan, total kasus kematian ibu dan anak hingga awal Bulan Agustus 2023 ini sebanyak 11 kasus.
Jumlah kasus ini terdiri dari 3 kasus kematian ibu dan 8 kasus kematian anak.
Ia menerangkan, dari 3 kasus kematian ibu ini, 2 kasus kematian terjadi pada warga yang berdomisili di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Sedangkan 1 kasus kematian ibu lainnya terjadi pada warga berKTP Timor Tengah Utara yang berdomisili di Jakarta Utara.
Baca juga: Jenazah Pekerja Migran Non Prosedur Asal Timor Tengah Utara Tiba di Kupang, Ini Pesan BP3MI NTT
Secara khusus kasus kematian ibu di Kabupaten Timor Tengah Utara pada tahun 2023 ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 lalu.
Pada tahun 2022 lalu, kasus kematian ibu mencapai 12 kasus sejak Bulan Januari hingga Desember 2022.
Sementara itu, kasus kematian anak pada tahun 2023 berdasarkan data hingga awal Bulan Agustus 2023 ini sebanyak 8 kasus.
Sedangkan kasus kematian anak pada tahun 2022 lalu sebanyak 48 kasus yang terdata sejak Bulan Januari hingga Bulan Desember 2022.
Dikatakan Robertus, faktor penyebab terjadinya kematian ibu dan anak yakni terlambat mengambil keputusan, terlambat merujuk dan terlambat mendapatkan pertolongan.
"Jadi faktor 3T ini masih berpengaruh. Terutama pengambilan keputusan dari keluarga," ujarnya.
Demi mencegah terjadinya kasus kematian ibu dan anak ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara telah melakukan koordinasi dengan pemerintah tingkat Kecamatan dan Desa agar mengadvokasi dan mengajak ibu tersebut untuk segera dirujuk ke faskes.
Baca juga: Geledah Kantor BPBD, Tim Penyidik Kejari Timor Tengah Utara Sita142 Dokumen
Dinas kesehatan juga sedang merealisasikan sebuah program pendampingan dan peningkatan kapasitas sampai ke tingkat puskesmas kepada visi fasilitatif dari tim dokter ahli yang ada di rumah sakit.
Peningkatan kapasitas ini juga melingkupi penggunaan alat-alat kesehatan dan lain-lain. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.