Berita Timor Tengah Utara
Kajari Timor Tengah Utara Terapkan Langkah Restorative Justice Atas Tiga Perkara Pidana
Korban kemudian kabur dan dikejar lalu mengakibatkan korban terjatuh kedalam saluran air.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Robert Jimmy Lambila, S. H., M. H sukses menerapkan langkah restorative justice atas tiga perkara pidana di wilayah hukum Kejari Timor Tengah Utara, Provinsi NTT.
Pelaksanaan upaya damai atau restorative justice atas 3 kasus ini berlangsung pada Rabu, 2 Agustus 2023, sekitar pukul 16.54 Wita sampai dengan pukul 17.35 Wita, di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara.
Turut ambil bagian dalam kesempatan ini, para korban dan tersangka bersama keluarga serta jajaran Kejari Timor Tengah Utara.
Saat diwawancarai Kepala Kejari Timor Tengah Utara, Robert Jimmy Lambila, S. H., M. H melalui Kasie Intel Kejari TTU, S. Hendrik Tiip, S. H mengatakan tiga kasus pidana umum.
Baca juga: Kronologi Pembunuhan Frengki Da Costa di Timor Tengah Utara, Kapolres: Korban Ditikam Pakai Pisau
Tiga kasus pidana umum yakni penganiayaan yang dilakukan oleh Finsensius Tasaeb (Finsen), Heri Theodorus Foni (Teo), Jhon Arlindo Dicaprio Foni (Rio), dan Yakobus Alesandro Foni (Sandro) terhadap Fransiskus Basa an.
Kejadian penganiayaan terjadi pada, 7 Mei 2023 lalu dimana korban dianiaya tersangka Finsen dengan menggunakan tangan kiri dan mengenai tulang hidung korban dan membuat korban terjatuh.
Korban kemudian kabur dan dikejar lalu mengakibatkan korban terjatuh kedalam saluran air.
Selain itu, Kajari Timor Tengah Utara juga menerapkan langkah restorative justice atas perkara tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh Adelbertus Erfenius Taseko alias Erven Foni kepada Baselina Sait.
Kejadian penganiayaan tersebut berlangsung pada 7 Mei 2023 lalu dimana tersangka memukul korban dan mengenai bagian bawah mata kiri korban yang mengakibatkan wajah korban tepatnya di bagian bawah mata korban bengkak, luka dan mengeluarkan darah.
Dikatakan Hendrik, kasus terakhir yang didamaikan pada kesempatan itu yakni, perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan Adrianus Kebo alias Andrik terhadap Jose Oematan atau Jek pada, Kamis, 7 Mei 2023. Dalam perkara ini tersangka disangka melanggar 351 ayat(1) KUHP.
.
Bahwa yang menjadi korban dalam tindak pidana tersebut adalah Jose Oematan alias Jek, dan pelaku tindak pidana adalah Adrianus Kebo alias Andri.
Baca juga: Sambut Hari Kemenkumham Imigrasi Maumere Bersihkan TMP
Korban dianiaya dari arah depan dan mengenai pipi dan mulut korban yang mengakibatkan luka.
Pelaksanaan proses perdamaian dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara Bapak Roberth Jimmy Lambila, S.H.,M.H. didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Timor Tengah Utara Achmad Fauzi, S.H. dan Penuntut Umum selaku Fasilitator Muhamad Mahrus Setia Wijaksana, S.H, M.H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Manamas, Ketua STIH Cendana Wangi, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Desa Manamas serta Penasehat Hukum para tersangka.
Baca juga: Pemkab Timor Tengah Utara Bangun 18 Puskesmas Pembantu Tahun 2023
Ia menegaskan, pelaksanaan proses perdamaian oleh Jaksa Penuntut Umum selaku fasilitator berhasil dengan ditandai dengan Penandatangan Berita Acara Proses Perdamaian Berhasil (RJ-20) yang ditandatangani oleh para pelaku selaku tersangka dan para korban, Tokoh Masyarakat, Muhammad Mahrus Setia Wijaksana, S.H., M.H. selaku Penuntut Umum dan Fasilitator.
Para tersangka melalui keluarga juga ada memberikan biaya perawatan kepada para korban.
JPU berencana melaporkan secara berjenjang kepada Kajati NTT untuk mendapat petunjuk dan persetujuan lebih lanjut dengan bapak Jam Pidum apakah bisa disetujui atau tidak permohonan RJ yang dilakukan Kejari TTU hari ini. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Berita Timor Tengah Utara
Timor Tengah Utara
Kejari Timor Tengah Utara
restorative justice
POS-KUPANG.COM
Pos Kupang Hari Ini
Robert Jimmy Lambila
Cegah Kecelakaan Lalulintas, Satlantas Polres Timor Tengah Utara Sosialisasi Penegakan Aturan |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Pria 70 Tahun di Kabupaten Timor Tengah Utara Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos |
![]() |
---|
Bupati Timor Tengah Utara Pimpin Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelatihan Calon Paskibraka |
![]() |
---|
Rekonstruksi Pembunuhan di Timor Tengah Utara, Ibu Korban Minta Para Tersangka Dihukum Mati |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Rekonstruksi Pembunuhan di Timor Tengah Utara, 8 Tersangka Peragakan 29 Adegan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.