Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

ASITA NTT Minta Kapal-Kapal Wisata Wajib Disertifikasi

Menurut dia, karena untuk wisatawan yang go show, mereka lebih sedikit kemungkinan untuk memilih kapal wisata yang akan mereka tumpangi.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Ketua ASITA NTT, Abed Frans saat memberikan keterangan kepada Wartawan di Kupang belum lama ini  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia atau ASITA NTT meminta kapal-kapal wisata beroperasi di Labuan Bajo wajib bersertifikasi.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua ASITA NTT, Abed Frans berkaitan dengan kapal-kapal wisata di Labuan Bajo yang mengalami kecelakaan bersama wisatawan.

Selain disertifikasi, Abed meminta pihak pemerintah pun turut melakukan pengawasan dalam setiap kegiatannya.

Baca juga: Rentetan Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo, Bulan ini Sudah 3 Kasus, Asita: Ini Kelalaian Manusia

"Sebenarnya hal ini sudah sering kita suarakan baik melalui media maupun saat rapat-rapat dengan pihak terkait agar semua kapal wisata yang beroperasi di Labuan Bajo disertifikasi semuanya, dan juga dilakukan pengawasan oleh pihak Pemerintah dalam kegiatannya," kata Ketua ASITA NTT, Abed Frans kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 22 Juli 2023.

Kepada pemilik kapal wisata, dirinya mengahrapkan agar jujur dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. 

Selain itu kepada pemilik kapal wisata, Abed pun meminta apabila kapalnya mengalami gangguan, agar jangan berlayar.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Wisata Angkut 9 Wisatawan Malaysia Tenggelam di Labuan Bajo

"Kalau untuk pemilik kapal sih, kita hanya bisa mengharapkan kejujuran saja, bahwa apabila kapal milik mereka dirasakan kurang aman untuk berlayar apalagi melayani wisatawan ya, sebaiknya diperbaiki atau  dilengkapi dulu sarana keselamatan nya," jelasnya.

Menurut dia, peran teman-temanTour Operator tentu saja akan mengarahkan tamunya untuk menggunakan kapal wisata yang memang sudah diketahui aman dan nyaman untuk wisatawan. 

"Tetapi pada situasi ini agak sulit juga karena banyak tamu khususnya domestik yang sering melakukan tawar harga sampai semurah-murahnya. Nah untuk kapal yang murah itu kan tidak semua  dijamin aman dan nyaman juga. Istilahnya ada harga, ada kualitas. Inilah salah satu kesulitan yang sering dihadapi oleh kami Tour Operator," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Endi Ancam Tenggelamkan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Jika Bandel Dalam Urusan Sampah

Kalau untuk wisatawan yang sudah melakukan pemesanan melalui agen-agen perjalanan terpercaya pastinya relatif lebih aman dibandingkan wisatawan yang go show (biasanya yg mengikuti open trip).

Menurut dia, karena untuk wisatawan yang go show, mereka lebih sedikit kemungkinan untuk memilih kapal wisata yang akan mereka tumpangi.

"Seharusnya setiap kapal itu karcisnya sudah termasuk asuransi untuk semua tamunya. Kami pun selalu memback up tamu kami dengan asuransi tambahan untuk wisatawan selama mereka berada di Labuan bajo," ujarnya.

Kata dia, kapal wisata yang beroperasi di Labuan Bajo cukup banyak. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Sekoci Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, 1 Wisatawan Meninggal Dunia

Jadi, lanjut disampaikan bahwa banyak pilihan datang dari wisatawan untuk mereka gunakan. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved