Berita Kabupaten Kupang
Camat Amfoang Barat Daya Pimpin Perbaiki Lintasan Oprit Jembatan Termanu Yang Putus
Hanya kendaraan roda dua dan manusia yang bisa melintas lewat sana sementara mobil harus mengintari sungai dan menerjang aliran Sungai Termanu.
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Oby Lewanmeru

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI- Bagian oprit Jembatan Termanu Kecamatan Amfoang Barat Daya Kabupaten Kupang yang jebol pada awal tahun 2023 lalu membuat arus lalu lintas di pantau utara wilayah Kabupaten Kupang menjadi tersendat.
Namun warga Amfoang tidak kehabisan akal, mereka secara gotong royong membangun jembatan darurat dari bantalan kayu dan juga papan yang dipakukan pada bantalan kayu.
Hanya kendaraan roda dua dan manusia yang bisa melintas lewat sana sementara mobil harus mengintari sungai dan menerjang aliran Sungai Termanu.
Pada hari ini, Rabu 19 Juli 2023 tepat pada hari libur memperingati tahun baru Islam, Camat Amfoang Barat Daya Yonatahan Natun memimpin jajarannya berkantor di jembatan Termanu.
Baca juga: Jembatan Termanu Kian Memprihatinkan, Pemprov Diminta Tanggapi Segera
Di sana mereka mengerjakan apa yang bisa kerjakan demi membuat masyarakat yang melintas jembatan yang dibuat darurat tersebut dengan nyaman.
Beberapa bagian papan landasan yang dirasa sudah mulai bergeser dan bergerak mereka paku kembali bahkan yang sudah tidak bisa dipakai lagi mereka ganti.
Sementara sebelumnya pada sisi kiri dan kanan jembatan darurat itu belum ada penahan. Bila melintas tidak berhati-hati bisa terjatuh kebawah.
Bersama jajarannya mereka bekerjasama dengan warga sekitar menggunakan kayu hutan mulai membuat pagar di kiri dan kanan jembatan sehingga masyarakat yang melintas tidak takut lagi jatuh ke dalam sungai dengan ketinggian 12 meter.
Baca juga: Rusak Akibat Hujan Deras, DPRD NTT Akan Pantau Jembatan Kapsali di Amfoang Barat Daya
"Hari ini jajaran camat Amfoang Barat Daya berkantor di jembatan termanu, kami buat pagar di bagian sisi jembatan supaya yang lewat bisa aman dan nyaman," ujarnya.
Sebelumnya oprit Jembatan Termanu di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), putus pada Jumat 3 Maret 2023 lalu.
Oprit tersebut jebol akibat hujan yang sangat lebat turun selama sehari semalam dan membuat sungai termanu meluap dan menjebol oprit jembatan tersebut.
Akibatnya, akses menuju empat kecamatan di bagian pantai utara Kabupaten Kupang lumpuh total.
Namun pasca banjir mereda warga beramai-ramai membuat pelintadan darurat dari bahan kayu sehingga kendaraan roda dua dan manusia bisa melintasinya. (ary)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.