Berita NTT

Rusak Akibat Hujan Deras, DPRD NTT Akan Pantau Jembatan Kapsali di Amfoang Barat Daya

Komisi IV Bidang Infrastruktur DPRD NTT akan melakukan kunjungan ke Amfoang Barat Daya guna melihat dari dekat kondisi kerusakan Jembatan Kapsali

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTT Pata Vinsensius menyebut Komisi IV Bidang Infrastruktur DPRD NTT akan melakukan kunjungan ke Amfoang Barat Daya guna melihat dari dekat kondisi kerusakan Jembatan Kapsali. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - DPRD NTT akan memantau langsung dari dekat kerusakan Jembatan Kapsali di Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Pantauan langsung ini dilakukan bersama Dinas PUPR Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTT, Pata Vinsensius, S.H, M.M, Rabu 28 Desember 2022.
Jembatan ini rusak pada Sabtu 24 Desember 2022 malam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kupang.

Menurut Vinsensius, Komisi IV Bidang Infrastruktur DPRD NTT akan melakukan kunjungan ke Amfoang Barat Daya guna melihat dari dekat kondisi kerusakan Jembatan Kapsali.

Baca juga: Jembatan Kapsali di Kabupaten Kupang Rusak, Pemerintah Akan Tangani Secara Darurat

"Kita akan pantau kerusakan Jembatan Kapsali di Amfoang, Kabupaten Kupang dan rencananya kami ke Jembatan Kapsali pada Kamis 29 Desember 2022," kata Vinsensius.

Dijelaskan, pantauan langsung itu bertujuan untuk melihat kerusakan yang terjadi di Jembatan Kapsali itu, sehingga DPRD NTT juga bisa memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka penanganan darurat.

Selain itu, Vinsensius juga meminta pemerintah agar segera melakukan penanganan darurat terhadap jalan dan jembatan yang rusak di wilayah Kabupaten Kupang. Jika tidak ditangani maka akses masyarakat akan lumpuh.

Baca juga: Video Viral Tiktok, Jembatan Kapsali Manubelo di Amfoang Kupang Putus Diterjang Banjir

Vinsensius mengatakan, jalan dan jembatan di Kabupaten Kupang yang rusak akibat banjir dan longsor beberapa waktu lalu perlu dilakukan penanganan secara darurat.

"Kami baru saja rapat bersama dengan Kadis PUPR NTT dan sudah disepakati agar jalan dan jembatan yang rusak perlu ditangani walaupun secara darurat," jelas  Vinsensius. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved