Berita Alor
Dinas Perdagangan Alor Adakan Sistem Undian Penentuan Lapak Pasar Kadelang
Lebih lanjut Alyos mengungkapkan bahwa fokus utama adalah relokasi pedagang asli Pasar Kadelang yang saat ini sedang berjualan di Pasar Lipa.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Dinas Perdagangan Alor, mengadakan sistem pengundian untuk menentukan lapak pedagang di Pasar Rakyat Kadelang, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor. Pengundian ini dilakukan untuk mencegah tindak kecurangan dan juga pembagian secara adil bagi pedagang pasar Kadelang.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Alyos Wakano, S.Sos mengatakan bahwa pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah melaksanakan rapat sebelum relokasi pedangan dari Pasar Lipa Kalabahi ke Pasar Kadelang.
"Kami bersama OPD teknis sudah mengadakan rapat yang dipimpin oleh Asisten II Setda Alor, Dominggus Asadama dihadiri oleh Inspektorat Daerah (IRDA) Kabupaten Alor, Kejari Alor, Kodim 1622/Alor, Polres Alor, Satpolpp Alor dan OPD terkait tentang relokasi pedagang dari pasar Lipa ke Kadelang," ujar Alyos, Senin 10 Juli 2023.
Baca juga: Dinobatkan Sebagai Pasar Termegah di NTT, Ini Fasilitas Pasar Kadelang Kalabahi Alor
Lebih lanjut Alyos mengungkapkan bahwa fokus utama adalah relokasi pedagang asli Pasar Kadelang yang saat ini sedang berjualan di Pasar Lipa.
"IRDA Kabupaten Alor sudah melakukan verifikasi ulang sebelum relokasi dan ada 735 pedagang pasar Kadelang yang menjadi fokus utama relokasi. Penempatan Lapak sendiri kami berlakukan sistem undian adil dan juga mencegah kecurangan," jelasnya.
Menurut Alyos relokasi akan berlangsung dari tanggal 11- 15 Juli 2023 dibagi dalam beberapa cluster. Relokasi mengutamakan pedangan jenis sembako, konveksi, dan kelontong harian sementara sisanya menyusul.
Baca juga: Resmikan Pasar Kadelang, Ini Harapan Gubernur NTT Kepada Pemerintah dan Masyarakat Alor
Adapun Pasar Kadelang memiliki 60 kios rolling door, 24 kios tanpa pintu, 344 lapak meja, 40 lapak ikan permanen, dan 22 lapak ikan tambahan dan 1 ruang Plaza yang rencananya akan dijadikan sebagai lapak pelaku usaha tenun, jajanan dan makanan khas Alor.
Sementara itu, Pasar Lipa akan ditata ulang untuk menampung pedang-pedangan yang masih berjualan di pinggir jalan.
"Pasar Lipa sebelum relokasi Kadelang sepi sekali hanya ada sarang burung walet di bagian tengahnya. Setelah relokasi ini pasar Lipa akan kita tata ulang menjadi lebih baik. Lapak ikan akan kita atur, juga jalan masuk, dan sekeliling pasar akan kita tata. Pedagang-pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan akan kita tempatkan di pasar Lipa," tutur Alyos.
Baca juga: Lapas Kalabahi Alor Ikuti Penyusunan Renja Satker TA 2024 di Lingkup Kanwil Kemenkumham NTT
Terkait retribusi online untuk parkir, Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Bank NTT dan Dinas Perhubungan untuk mengatur alur keluar masuk kendaraan dan menata parkir.
"Kita sudah punya penjaga untuk mengamankan pasar yang kemarin kita sempat tempatkan di pasar Lipa dan sekarang sudah kembali ke Kadelang. Pembangun pasar dan pembagian lapak ini tidak ada tendensi apapun, tidak ada permainan uang dan lain sebagainya seperti yang diisukan. Pasar ini dibangun dengan biaya 25 Miliar, dan ini akan menjadi peninggalan Bapak Bupati dan Almarhum Bapak Wakil. Saya yakin hingga proses realisasi selesai tidak akan ada keributan," ujarnya mengakhiri wawancara.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Keamanan Lalu Lintas, Polres Alor Gelar Upacara Operasi Patuh Turangga 2023
Pada Selasa, 11 Juli 2023 mulai dilakukan relokasi sesuai dengan perolehan undian.
Gres salah seorang pedagang pasar Kadelang yang ikut relokasi mengucap terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Alor.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Almarhum Bapak Wakil, Dinas Perdagangan dan semua pihak yang telah membangun Pasar termegah di NTT ini. Kami menunggu kurang lebih dua tahun pembangunan, dan hari ini kami bisa menempati lapak di pasar Kadelang," katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.