Berita Timor Tengah Selatan
Kodim 1621/Timor Tengah Selatan Gelar Latnis Intel TA 2023
Kegiatan Teknis Latnis Intel dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 16 - 21 Juni 2023, bertempat di Garasi Makodim 1621.
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Untuk meningkatkan sinergitas dalam mempertajam Satuan Intelijen, Kodim 1621/TTS menggelar kegiatan Latihan Teknis Intelijen (Latnis Intel) TA. 2023.
Kegiatan Teknis Latnis Intel dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 16 - 21 Juni 2023, bertempat di Garasi Makodim 1621.
Latnis intelijen Kodim 1621/TTS ini dihadiri oleh 23 peserta diantaranya 19 orang pelaku Prajurit yang memiliki kualifikasi Bidang Intelijen dan 4 orang sebagai pendukung.
Kegiatan ini dimulai dengan brifing pelaku dan penyelenggara. Selanjutnya latihan teori dilaksanakan selama 3 hari dan untuk latihan aplikasi lapangan selama dua hari.
Baca juga: Manfaatkan Lahan Kosong, Anggota Kodim 1621/TTS Tanam Sayur
Dandim 1621/TTS Letkol Inf Sobirin, S.Ag.,M.Si, Sebagai Pimpinan Umum Latihan melalui Danramil 1621-04/Amanatun Utara Kapten Inf Syarif Rahman, selaku Komandan Latihan Latnis Intel menjelaskan, bahwa kegiatan Latnis Intelijen Kodim 1621/TTS merupakan Program dari Komando atas yang wajib dilaksanakan.
"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan intelijen bagi Prajurit yang memiliki kualifikasi Intel sesuai dengan bidangnya," ujarnya, Rabu, 21 Juni 2023.
"Mengingat semakin penting deteksi dini dan Pencegahan dini terhadap suatu permasalahan sosial yang timbul, maka insan Intelijen perlu dibekali pengetahuan yang cukup, agar tugas-tugas satuan intelijen di lapangan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan dari Komando atas,” ungkap Danlat.
Baca juga: Kodim 1621/TTS dan Polres TTS Gelar Olahraga Bersama
Sementara itu, Dan Unit Intel Kodim 1621/TTS Letda Inf Agapito Ximenes Freitas, selaku Koodinator Materi yang dibantu Serma I Nengah Punia dan Serma Demetrius Manek sebagai Pemateri menjelaskan, bahwa tugas intelijen terdiri dari Penyelidikan, Pengamanan dan Penggalangan.
Dikatakan, tanpa pendidikan dan pelatihan yang baik, tugas pokok Intelijen tersebut tidak mungkin dapat terwujud.
"Melalui latihan ini diharapkan setiap insan intelijen selalu waspada dan peka terhadap perkembangan lingkungan. Terutama mereka mampu mengaplikasikan di lapangan terkait makna “Kemampuan Temu Cepat Lapor Cepat“ pada setiap kejadian yang timbul. Sehingga pada akhirnya sekecil apapun permasalahan dapat diketahui, dicegah dan diatasi,” harapnya. (din)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.