Ibadah Haji
Suhu di Arab Saudi 50 Derajat Celcius, Jemaah Haji Harus Banyak Minum Air Putih
Pada musim haji 2023 ini, suhu di Arab Saudi diperkirakan berada di kisaran 47 sampai 50 derajat celcius.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Cuaca di Arab Saudi akan menjadi tantangan tersendiri bag jemaah haji asal Indonesia. Pada musim haji 2023 ini, suhu di Arab Saudi diperkirakan berada di kisaran 47 sampai 50 derajat celcius.
Dengan suhu sepanas itu, maka kesiapan dan persiapan fisik jemaah menjadi penting sebelum dan saat berada di Tanah Suci.
"Haji tahun ini masih dalam kondisi musim panas. Suhunya di kisaran 50 derajat. Angin yang biasanya diharapkan bisa membantu, juga akan terasa panas saat mengenai muka," kata Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Arsyad Hidayat dalam rapat koordinasi petugas Daerah Kerja Makkah, Senin 15 Mei 2023.
Menurut Arsyad Hidayat, dalam kondisi tersebut dibutuhkan kesadaran dan pemahaman dari jemaah saat melakukan serangkaian ibadah selama di tanah suci. Kesadaran mengukur kemampuan fisik sendiri juga penting untuk menjaga agar kondisi jemaah tetap bugar.
"Cuaca diperkirakan sangat panas. Perlu persiapan fisik agar tetap optimal melayani jemaah. Biasakan dari sekarang untuk banyak minum air putih," tutur Arsad Hidayat.
Baca juga: CATAT, Ini Aturan Baru Ibadah Haji 2022, Diprioritaskan Calon Jemaah 2020, Usia Dibawah 65 Tahun
Arsad berpesan agar petugas mempersiapkan diri sebelum keberangkatan ke Arab Saudi, baik persiapan yang sifatnya fisik maupun non fisik. "Para petugas agar mulai mempersiapkan fisik dan mental untuk bertugas selama 60 hari di Makkah," kata Arsad Hidayat.
Di sisi lain, Arsad Hidayat menyebut Petugas PPIH juga berperan memberikan penjelasan serta bantuan kepada jemaah agar kondisi mereka tetap terjaga. Apalagi tahun ini, Kemenag mencatatkan program haji Ramah Lansia dengan memperbesar kuota lansia di haji 2023.
Jemaah haji lansia tahun ini seperti pernah disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berjumlah 62.879 orang. Dengan range usia mulai 65 sampai 105 tahun.
Dari jumlah tersebut, didominasi jemaah berusia 65-75 tahun yang mencapai 51.778 orang. Terbanyak kedua berusia 76-85 tahun (8.760) dan jemaah berumur 95 tahun keatas sekitar 269 orang.
"Ini menjadi jumlah terbesar untuk lansia. Karena itu, seluruh petugas harus bisa menjadi pelayan dari tamu Allah. Berikan perhatian kepada para jemaah, terutama lansia agar mereka bisa melakukan ibadah dengan tenang dan nyaman," terang Arsyad.
Baca juga: Waspadai 3 Penyakit Saat Ibadah Haji dan Gejala Penyakitnya
Rencananya jemaah haji Indonesia akan mulai masuk asrama haji pada 23 Mei 2023. Mereka akan diterbangkan secara bertahap ke Arab Saudi mulai 24 Mei 2023.
Sementara petugas Daker Bandara dan Madinah sudah berangkat lebih awal, 20 Mei 2023.
Pada gelombang pertama, jemaah akan mendarat di Madinah untuk menjalani ibadah Arbain (Salat Wajib berjamaah selama 40 waktu di Masjid Nabawi).
Jemaah dijadwalkan mulai menuju ke Makkah pada 2 Juni 2023. Adapun petugas Daker Makkah dijadwalkan akan berangkat pada 27 dan 28 Mei 2023. Mereka akan melakukan sejumlah persiapan sebelum kedatangan jemaah haji di kota kelahiran Nabi.
Sementara itu terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 Hijriah, Kementerian Agama kembali memperpanjang jadwal pelunasannya hingga 19 Mei 2023.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.