Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 10 Mei 2023, Mencari Kebenaran
Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. Petrus Cristologus Dhogo SVD dengan judul Mencari Kebenaran.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. Petrus Cristologus Dhogo SVD dengan judul Mencari Kebenaran.
RP. Petrus Cristologus Dhogo menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama dari Kisah Para Rasul 15:1-6, dan bacaan Injil Yohanes 15:1-8.
Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Rabu 10 Mei 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.
"Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu." (Kis. 15:2).
Ada masalah yang muncul di Antiokhia karena ada yang mengatakan bahwa untuk percaya kepada Yesus, orang harus disunat. Paulus dan Barnabas menolak. Namun, mereka mesti mencari jawaban yang lebih tepat lagi dari para rasul. Karena itu, mereka pergi ke Yerusalem untuk mendapatkan petunjuk tentang hal sunat ini.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 10 Mei 2023, Akulah Pokok Anggur
Tindakan sederhana Paulus dan Barnabas ini menunjukkan kepada kita agar kita harus sungguh-sungguh mencari kebenaran. Jikat kita belum yakin benar, kita berjuang untuk mencari yang benar, agar kita bisa mengajarkan orang lain dengan benar pula. Melalui cara ini, kita pun terlibat dalam perjuangan kebenaran.
Dalam Injil, Yesus menyatakan bahwa Dia adalah Pokok Anggur. Siapa yang tinggal di dalam Dia akan menghasilkan banyak buah. Kita diajak untuk setia pada Tuhan sehingga kita bisa menghasilkan buah-buah kebaikan di dalam hidup kita. Tuhan pasti membantu kita.
Kristus bangkit, Kristus jaya, halleluya.
Teks Lengkap Bacaan 10 Mei 2023
Bacaan Pertama – Kisah Para Rasul 15:1-6
Sidang di Yerusalem
Bacaan dari Kisah Para Rasul:
Sekali peristiwa, beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ, “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.”
Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Para-rasul-dan-penatua-sidang-di-Yerusalem_01.jpg)