Berita Sumba Timur

Pasar Prailiu di Sumba Timur Beroperasi Kembali

kami juga akanaktif berhubungan dengan hotel-hotel yang ada di sekitar sini, untuk sekiranya tamu itu bisa diarahkan kesini

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/FERDY NAGA
PASAR - Kondisi pasar Prailiu yang sudah mulai beroperasi kembali 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ferdinand Edo Putra Naga

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU- Pasar Prailiu beroperasikan kembali, pasar Prailiu yang sempat tidak di gunakan sejak pembangunan di tahun 2021 akibat kurangnya konsumen.

Pasar Prailiu yang berlokasi di kelurahan Padadita, kecamatan kota Waingapu, kabupaten Sumba Timur, kini sudah mulai ditempati oleh pemilik lapak dan mulai berkativitas sejak tanggal 24 April 2023.

Soal keaktifan untuk kembali berjualan oleh pemilik lapak yang sudah mendaftar, Elfis Rengrengulu sebagai ketua peguyuban pasar Prailiu mengatakan, sekarang ini kita sudah mulai menggiring mereka untuk kembali aktif dan mereka sudah siap dengan segala macam yang pada mereka.

Menurutnya para pemilik lapak mempunyai niat untuk tetap berusaha di pasar ini dan kebetulan kami di tunjuk atau di minta sebagai ketua paguyuban sebagai pemakaian lapak disini, kami berkolaborasi dengan pemerintah sudah merencanakan sesuatu.

Baca juga: PT MSM Terapkan Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor di Sumba Timur

"Selain keaktifan mereka juga berjualan disini, ada hal-hal lain yang perlu kita dukung dan rencananya kita akan membuat semacam keramaian mini Disini, sehingga ada perhatian dari calon konsumen sehingga bisa berbelanja disni," jelasnya.

Ia juga menambahkan kedepan kami juga akanaktif berhubungan dengan hotel-hotel yang ada di sekitar sini, untuk sekiranya tamu itu bisa diarahkan kesini.

"Apabila mereka memerlukan sesuatu, kami peguyuban pasar Prailiu akan mengupayakan, untuk menyiapkan produk yang berfariasi, sehingga lebih menarik konsumen," ungkapnya, saat ditemui di lokasi pasar (8/5).

Ia mengatakan pengguna lapak ini sangat optimis, prospek kedepannya akan sangat bagus, hanya sekarang langkah-langkah awal yang harus di tempuh oleh pemakai lapak ini, agak sedikit lebih berat karena mereka berangkat dari modal yang seadanya dan mereka mau berusaha disni.

Ia juga menjelaskan bahwa pasar ini sudah beroperasi sejak hari Senin tanggal 24 April, sekarang ada 50 lapak dan sudah terisi 50 persen. Tidak ada pungutan apa-apa.

Baca juga: Alexon Lumba Apresiasi PT MSM, Terapkan Zona Integritas Taat PKB di Sumba Timur

" Siapa yang mau masuk silakan nanti pemerintah akan menarik retribusi tapi setelah pemakai lapak ini di katakan mandiri," katanya

Ia menambahkan kendala secara khusus pasar yang ada disni yaitu, masih minimnya konsumen, minum konsumen ini karena konsumennya tidak tau bahwa disini pasar sudah mulai beroperasi.

"Harapan kami agar pemerintah terus melakukan pendampingan kepada mereka, sehingga nanti mereka bisa mandiri. Kami juga dari lapak sungguh sangat menyadari keterbatasan dari pemerintah soal biaya dan sebagainya tapi mau kemana lagi Masyarakat pemakai lapak ini berseru," ujarnya (cr21)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved