Pelajar Malaka Tewas Ditembak
Pelajar Malaka Tewas Ditembak OTK, Wali Kelas Mengaku KAN Siswa yang Patuh
Kepala SMPN Loofoun Bone, Simon Suban Ratu, S.Pd yang dikonfirmasi Pos Kupang, pun menyampaikan hal yang sama.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN- Pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) yang tewas ditembak oleh orang yang tidak dikenal (OTK) menggunakan proyektil berupa senapan angin, ia dikenal sosok siswa yang patuh terhadap para guru.
Hal ini disampaikan oleh Wali Kelas Guru SMPN Loofoun Bone atas nama Florida Abuk S. Pd di rumah duka, Desa Bonetasea Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka, Senin 1 Mei 2023.
"Ia benar, sosok KAN memang dikenal sebagai siswa yang patuh kepada para guru. Saya wali kelasnya dari semenjak ia masih duduk di kelas VIII SMPN Loofoun Bone ini," kata Florida.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pelajar Malaka Tewas Ditembak OTK, Polisi Buru Terduga Pelaku
Dikatakannya, selama di sekolah KAN tidak pernah dilaporkan bikin masalah dengan teman-teman lainnya. Ia memang anak penurut dan menghargai sesamanya.
"Sampai ia menyelesaikan ujian sekolah inipun sekali lagi korban tidak ditemukan bikin masalah di lingkungan sekolahnya ini," tambahnya.
Kepala SMPN Loofoun Bone, Simon Suban Ratu, S.Pd yang dikonfirmasi Pos Kupang, pun menyampaikan hal yang sama.
"Memang saya baru menjabat kurang lebih 8 bulan namun sosok KAN dikenal sebagai siswa yang patuh terhadap para guru," kisahnya.
Baca juga: Pelajar di Malaka Ditembak OTK Hingga Tewas, Polisi Minta Keluarga Jangan Terprovokasi
Jadi, pada saat mendengar kabar duka mengenai KAN tentunya ia secara spontan kaget dan bertanya -tanya. Bagaimana bisa KAN meninggal dunia sebab ia ketahui korban dalam kondisi sehat-sehat saja.
"Belakangan diketahuinya ternyata korban kena tembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin oleh orang yang tidak dikenal (OTK),"bebernya.
Insiden ini tentunya sangat memperhatikan. Sehingga kita meminta kepada pihak kepolisian selalu patroli malam supaya cegah hal-hal demikian.
"Semoga pelaku penembakan tersebut diungkapkan oleh pihak kepolisian," singkatnya.
Sementara, Kepolisian Resor atau Polres Kabupaten Malaka memburu pelaku penembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin yang menewaskan pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) di Desa Bonetasea Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob, S.H.,S.i.K kepada sejumlah wartawan ketika berkunjung ke rumah duka, KAN (15) di Desa Bonetasea, Senin 1 Mei 2023.
"Ia kita pasti akan menindaklanjuti kasus tersebut, kita sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan tentunya supaya masyarakat tahu bahwa kami tidak diam," jawabnya.
Baca juga: Satu Pelajar Asal Malaka Tewas Tertembak
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.