Pelajar Malaka Tewas Ditembak
Pelajar Malaka Tewas Ditembak, KAN Masih Berpamitan Kepada Ibunya
senapan angin oleh orang yang tidak dikenal mengenai pelipis bagian kanan ia secara spontan kaget seolah tidak percaya
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) yang tewas ditembak oleh orang yang tidak dikenal (OTK) menggunakan proyektil berupa senapan angin.
Sebelumnya, KAN masih berpamitan kepada Ibunya ata nama Henderina Banu (40) di Desa Bonetasea Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka.
Henderina Banu menyampaikan ini kepada Pos Kupang, Senin 1 Mei 2023 membenarkan hal tersebut.
"Ia benar, anak saya sebelum berangkat ke lokasi latihan PSHT ia masih mencuci piring dan setelahnya ia mandi dan lalu berpamitan ke lokasi latihan," kisahnya.
Baca juga: Anggota DPRD Dapil III Minta Pemkab Malaka Bangun Jembatan Numponi
Menurutnya, setelah korban berpamitan kepadanya tidak ada tanda-tanda suara cicak dan sebagainya.
"Biasanya kalau orang berpamitan dan ada tanda suara cicak maka harus berhenti beberapa menit lalu baru bepergian. Hanya tanda-tanda suara cicak tidak ada ketika korban berpamitan ke lokasi latihan PSHT," ceritanya.
Dikatakannya, biasa korban bersama teman-temannya melakukan aktivitas latihan pencak silat PSHT tersebut sekitar pukul 19.00 Wita. Maka korban harus berpamitan dari rumah sebelum jadwal latihan yang sudah ditetapkan ini.
"Saya yakin tidak ada masalah karena korban dikenal anak yang baik dan tidak pernah ditemukan melakukan keributan di lingkungan rumah maupun lingkungan sekolahnya," ungkapnya.
Henderina Banu menambahkan, sehingga pada saat mendengar korban kena tembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin oleh orang yang tidak dikenal mengenai pelipis bagian kanan ia secara spontan kaget seolah tidak percaya.
"Tapi mau bagaimana lagi kejadian itupun terjadi yakni pada Jumat 28 April 2023 sekitar pukul 22.00 Wita. Sehingga saat korban dibawa ke RSUPP Betun iapun pasrah dan berdoa kesembuhan pada anaknya tersebut," ucapnya.
Namun, nasib nahas menimpa korban alias nyawa korban tidak tertolong dan hembuskan nafas terakhir pada Minggu 30 April 2023.
Baca juga: KPU Malaka Umumkan Pengajuan Bacaleg pada Pemilu 2024
"Kami dari keluarga hanya berharap kepada pihak kepolisian supaya bisa mengungkapkan siapa pelaku dibalik penembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin ini," harapnya.
Sementara, Kepolisian Resor atau Polres Kabupaten Malaka memburu pelaku penembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin yang menewaskan pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) di Desa Bonetasea Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob, S.H.,S.i.K kepada sejumlah wartawan ketika berkunjung ke rumah duka, KAN (15) di Desa Bonetasea, Senin 1 Mei 2023.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.