Pelajar Malaka Tewas Ditembak

BREAKING NEWS: Pelajar Malaka Tewas Ditembak OTK, Polisi Buru Terduga Pelaku 

Hal ini disampaikan Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, S.H.,S.i.K kepada sejumlah wartawan ketika berkunjung ke rumah duka di Desa Bonetasea

|
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, SH., S.I.K. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Kepolisian Resor atau Polres Malaka memburu pelaku penembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin yang menewaskan pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) di Desa Bonetasea Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka

Hal ini disampaikan Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, S.H.,S.i.K kepada sejumlah wartawan ketika berkunjung ke rumah duka, KAN (15) di Desa Bonetasea, Senin 1 Mei 2023. 

"Ia kita pasti akan menindaklanjuti kasus tersebut, kita sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan tentunya supaya masyarakat tahu bahwa kami tidak diam," ujar Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, S.H.,S.i.K 

Menurutnya, semua kegiatan-kegiatan pelanggar hukum pasti akan ditindaklanjuti.

Baca juga: Anggota DPRD Dapil III Minta Pemkab Malaka Bangun Jembatan Numponi

"Pelaku pasti akan kita buru karena tidak ada yang boleh berjalan bebas setelah melakukan satu perbuatan melanggar hukum. Kita akan tetap kejar pelaku penembakan tersebut," tegasnya. 

Dikatakannya, bagi pelaku dengan orang yang tidak dikenal (OTK) sebaiknya menyerahkan diri. Karena yang jelas kasus ini tidak akan dibiarkan.

"Sekali lagi kita pasti akan buru dan mengungkapkan siapa pelaku penembakan ini," tegasnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Salah satu Pelajar di Kecamatan Weliman tewas tertembak oleh orang tidak dikenal (OTK).

Baca juga: NTT Memilih, Hanura Malaka Siap Menangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024

Kejadian penembakan, Jumat 28 April 2023 di Desa Bonetasea, Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka.

Akibat penembakan tersebut korban mengalami luka tembakan pada pelipis sebelah kanan. Korban beserta teman-teman bersama pelatihnya sudah selesai latihan dan sementara berdoa.

"Tiba-tiba bunyi tembakan senapan, korban beserta teman-temanya berlari berhamburan dan pada saat itu korban menyampaikan kepada teman-teman bahwa dia kena tembak dan pelatihnya langsung hubungi Polsek Weliman,” jelas Afejas.

Yuliana Bikliu salah satu tetangga korban menyayangkan kejadian tersebut dan berharap pelaku dapat segera diamankan.

“Saya sangat menyangkan kejadian tersebut mereka berlatih harusnya tidak saling serang tetapi untuk menjaga diri tetapi cara seperti ini sangat tidak manusiawi, semoga pelaku segera diamankan,” ungkap Yuliana. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved