Berita Belu
USAID ERAT Perkuat Efektivitas Tata Kelola Pemda Belu Dengan Lokakarya
Lokakarya ini bertujuan agar peserta memahami pentingnya data dalam berbagai proses pengambilan kebijakan.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau United States Agency for International Development (USAID) mendukung Pemerintah Kabupaten Belu dalam optimalisasi pemanfaatan Satu Data melalui Lokakarya Penguatan Kelembagaan Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Belu.
Lokakarya ini bertujuan agar peserta memahami pentingnya data dalam berbagai proses pengambilan kebijakan.
Khususnya terkait proses perencanaan dan penganggaran berbasis masalah yang harus dibuktikan dengan data yang akurat.
Lokakarya ini juga merupakan rangkaian pendampingan dukungan teknis USAID kepada Pemerintah Kabupaten Belu dalam program ERAT (Tatakelola Pemerintahan yang Efektif, Efisien dan Kuat).
Baca juga: Tingkatkan Kapasitas PPID, USAID ERAT dan Kominfo Belu Kolaborasi Gelar Bimtek
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Timor Atambua Senin 17 April 2023 ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belu, Dr. Aloysius Haleserens.
Hadir dalam Lokakarya ini, Pimpinan USAID ERAT, Adiawan Sugiarto, Fasilitator USAID ERAT Kabupaten Belu Imelda Adu, Kepala BP4D Kabupaten Belu, Rine B. Baria, ST dan undangan lainnya.
Wakil Bupati Belu Dr. Aloysius Haleserens mengatakan, lokakarya ini merupakan momentum penting bagi kita semua dalam upaya mewujudkan sistem tata kelola data yang terintegrasi dan kita mengharapkan agar data-data kita berkualitas.
“Melalui kegiatan ini kita akan menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi yang tepat guna peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di daerah kita,” katanya.
Baca juga: Jelang Idul Fitri 1444 Hijriah, Wabup Belu Imbau Jaga Kamtibmas
Pembentukan Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Belu merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Belu Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penyelenggaran Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Belu.
“Forum ini nantinya berperan penting untuk mewujudkan tata kelola data yang efektif, akurat, terbuka, terencana dan akuntabel. Dalam pelaksanaannya kita dapat meningkatkan kualitas pengendalian pembangunan yang berkesinambungan dan berkelanjutan,” tandasnya.
Lebih Lanjut Wabup mengatakan, data merupakan aset berharga yang sangat penting bagi pengambilan keputusan yang tepat dan akurat dalam berbagai bidang. Namun, tidak jarang kita menemui kendala dalam pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data yang efektif dan efisien.
“Oleh karena itu, perlu adanya koordinasi dan kerjasama yang erat antara semua pihak terkait dalam mengelola data secara terpadu. Melalui lokakarya ini, saya mengajak seluruh peserta khususnya Perangkat Daerah Kabupaten Belu yang merupakan bagian dari Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Belu untuk membangun kapasitas Pengelolaan Data melalui pencermatan materi,” imbuh Wabup Aloysius.
Baca juga: Wabup Belu Launching Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Untuk Bantuan Pangan 2023
Wabup Belu juga berharap, melalui diskusi yang produktif dan terarah, kita dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi penyusunan kebijakan dan program di bidang pengelolaan data di Kabupaten Belu.
“Kami berharap Satu Data Indonesia Kabupaten Belu dapat segera terwujud. Semoga Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Belu yang akan dibentuk dapat bekerja efektif demi menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/USAID-dan-PEmkab-Belu-Gelar-Lokakarya.jpg)