Timor Leste

Timor Leste Kedatangan Para Astronom Dunia, Amati Gerhana Matahari Hibrida yang Langka 20 April

Gerhana Ningaloo Kamis 20 April 2023 terjadi hanya tujuh kali dalam abad ini dan hanya dapat dilihat dari beberapa tempat di Bumi, Timor Leste.

Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM/HO-TATOLI.TL
Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menerima tim ekspedisi (astronom) dari tiga negara yang akan mengamati fenomena gerhana matahari hibrida, di Istana Kepresidenan Selasa 18 April 2023. Timor Leste akan menjadi salah satu lokasi terjadinya gerhana matahari hibrida, Kamis 20 April 2023. 

POS-KUPANG.COM - Delegasi lebih dari 25 astronom regional sedang melakukan perjalanan ke Timor Leste untuk mengamati gerhana matahari total pada hari Kamis 20 April 2023, lapor kantor berita Portugal Lusa.

Para peneliti, dari Brunei, Indonesia, Vietnam dan Thailand, akan bermarkas di desa tepi laut Com, dekat ujung timur negara itu, untuk mempelajari apa yang disebut Gerhana Ningaloo.

Fenomena tersebut sebagian besar dapat diamati di laut, menurut majalah BBC Sky at Night. Di darat, itu hanya akan terlihat dari bagian Australia Barat, Timor Leste dan Papua Barat.

 

Hakim Malasan, sekretaris jenderal Jaringan Astronomi Asia Tenggara, mengatakan kelompok tersebut akan melakukan berbagai eksperimen di Com dan juga “melakukan lokakarya kecil dengan masyarakat dan mahasiswa lokal tentang fenomena ini”.

Dia menjelaskan bahwa kelompok tersebut “memilih untuk datang ke Timor Leste, karena perkiraan tutupan awan adalah 55 persen atau kurang, yang lebih disukai daripada tempat lain yang cakupannya dapat melebihi 75 persen”.

Para astronom Asia akan bekerja sama dengan tim dari Universitas Nasional Timor Leste.

Gerhana Ningaloo hanya akan terjadi tujuh kali dalam abad ini, kata BBC, dan akan dapat diamati dari Com pada Kamis pukul 13.21 waktu setempat.

Cara menonton Gerhana Matahari Hibrida

Gerhana matahari hibrida yang langka akan muncul di Oseania dan Asia Tenggara pada Kamis, 20 April. Berikut artinya dan cara menyaksikannya.

Gerhana matahari hibrida yang langka akan memberi pemirsa pertunjukan seumur hidup, saat bulan menghalangi matahari di atas Australia, Timor Leste, dan pulau-pulau Indonesia bagian timur.

Baca juga: Timor Leste dan Indonesia Timur Akan Menyaksikan Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023

Pada tanggal 20 April, para pengamat langit di wilayah tersebut akan melihat bayangan bulan melintas di depan matahari, mengantonginya seperti koin emas dalam pertunjukan sulap, sebelum meluncur pergi untuk mengungkapnya dengan segala kemegahannya yang berapi-api.

Gerhana akan dimulai pada pukul 21:34. EDT pada 19 April (01:34 UTC 20 April) atau pukul 13.21 waktu Timor Leste dan berakhir pada 2:59 EDT (06:59 UTC 20 April), menurut timeanddate.com.

Pertunjukan langit disebut gerhana matahari hibrida karena merupakan kombinasi dari gerhana matahari total dan gerhana matahari annular, menghadirkan satu gerhana kepada pemirsa, lalu gerhana lainnya saat bayangan bulan meluncur di atas permukaan bumi.

Dalam gerhana matahari total, bulan benar-benar menghalangi matahari, memungkinkan untaian tipis korona matahari dapat diamati secara singkat dengan mata telanjang.

Gerhana Matahari Hibrida atau Gerhana Matahari Ningaloo akan terjadi di wilayah Australia Barat, Timor Leste dan Indonesia Timur, Kamis 20 April 2023. Para astronom regional berdatangan ke Timor Leste untuk mengamati peristiwa alam langka tersebut.
Gerhana Matahari Hibrida atau Gerhana Matahari Ningaloo akan terjadi di wilayah Australia Barat, Timor Leste dan Indonesia Timur, Kamis 20 April 2023. Para astronom regional berdatangan ke Timor Leste untuk mengamati peristiwa alam langka tersebut. (POS-KUPANG.COM/HO-Scott Szarapka via macaonews.org)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved