Berita Manggarai
Panwaslucam Rahong Utara Manggarai Gandeng Pemuda Tokoh Masyarakat Aktif Jadi Pengawas Partisipatif
Bawaslu tingkat kecamatan mengalami keterbatasan personil, sehingga keterlibatan masyarakat dalam hal pengawasan potensi pelanggaran pemilu
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Bawaslu Kabupaten Manggarai melalui Panwaslucam Rahong Utara menggandeng Orang Muda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam peran serta menjadi pengawas partisipatif menyukseskan pemilu serentak tahun 2024 mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Paroki Nanu, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, pada Selasa (11/04/2023) ini, dihadiri oleh perwakilan orang muda katolik, tokoh masyarakat, tokoh pendidik, dan Camat Rahong Utara.
Ketua Bawaslu Kecamatan Rahong Utara, Rikardus Parno, mengatakan, Bawaslu dalam hal ini tingkat kecamatan mengalami keterbatasan personil, sehingga keterlibatan masyarakat dalam hal pengawasan potensi pelanggaran pemilu sangat dibutuhkan.
Baca juga: DPR RI Sebut Proyek PLTP Manggarai Sokong Sektor Pariwisata di NTT
Ia mengatakan, pada proses pengawasan melekat oleh Panwaslucam selama ini, begitu banyak menemukan warian masalah yang dilakukan oleh Pantarlih. Permasalahan itu tersebar pada beberapa desa.
Saat ini kata dia, Bawaslu sedang pada agenda penyusunan data pemilih, sehingga peran masyarakat sangat penting pada proses penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) nanti, nama-nama yang akan menjadi pemilih betul-betul secara regulasi memenuhi syarat.
"Yang menjadi pengawas sesungguhnya masyarakat pada umumnya. Tahapan penyelenggaraan pemilu yang sedang berjalan saat ini yaitu penyusunan data pemilih, kami sangat berharap peran masyarakat sehingga penetapan DPT nanti secara regulasi terpenuhi," ungkapnya.
Baca juga: Angin Kencang Landa Manggarai Tiga Hari Kedepan, BMKG Imbau Warga Waspada
Untuk itu, kepada pemuda maupun masyarakat yang menjadi bagian pengawasan partisipatif Ia harapan untuk aktif melaporkan kepada penyelenggara jika ada keluarga maupun masyarakat lain yang belum terdaftar sebagai pemilih.
"Harapan kami, kedepan sebelum penetapan DPS, mungkin diantara kita ada keluarga atau mungkin kita sendiri belum terdata dalam DPS yang disediakan oleh KPU Manggarai sehingga masih diberi peluang untuk menyampaikan pengaduan," kata Rikar Parno.
Sementara Koordinator Devisi HPPH, Gordy Jamat, menegaskan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam proses pemutahiran data pemilih.
"Pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu ini tidak hanya dilakukan oleh bawaslu ataupun jajarannya, kehadiran masyarakat untuk sama-sama mengawas itu sangat penting. Kalau tidak ada masyararakat yang mengawas, pengawas pemilih kecamatan juga sangat susah," kata Gordy.
Baca juga: Paskah 2023 di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai, Romo Gabriel Harim: Jadilah Pemenang
Selain itu, lanjut dia, sinergitas pengawasan Bawaslu selama ini begitu banyak kendala mulai dari tahapan pengumpulan data karena kendala keterbatasan personil.
"Mari sama-sama mengawasi dalam proses penyusunan daftar pemilih ini untuk bisa terselenggara dengan baik," tandasnya.
Kesempatan yang sama Koordinator Devisi P3S, Yohana Jemumut, menerangkan, dalam proses penyusunan data pemilih yang sedang berlangsung pengawasan partisipatif dari masyarakat diperlukan.
Lanjut Yohana, kerjasama dengar masyarakat sangat mudah mendeteksi potensi pelanggaran pemilu, lebih khusus pada proses data pemilih dan mencegah terjadinya money politik atau politik uang. (Cr2)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.