Berita Alor

Aktivis dan Warga Waisika Desak DPRD Alor Segera Tangani Kasus Dana Bantuan Seroja

Ada aduan warga bahwa uang ditransfer melalui rekening miliknya ke supplier tanpa diberitahukan lebih dulu

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ELSE NAGO
DEMO JILID IV  - Kemilau, LMND, FMN dan Warga Waisika melakukan aksi demo jilid IV di Kantor DPRD Kabupaten Alor 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Aktivis yang terdiri dari Kerukunan Mahasiswa Alor Timur Laut (Kemilau), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) bersama warga Desa Waisika, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor kembali melakukan aksi demo jilid IV terkait dan bantuan seroja.

Pada demo ini, aktivis dan warga mendesak agar DPRD Kabupaten Alor segera menangani kasus dana bantuan seroja di Desa Waisika.

Perwakilan aktivis dan warga diterima oleh Sulaiman Singhs, S.H., selaku Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Alor dan melakukan audiensi secara terbuka mendengar aspirasi perwakilan aktivis dan warga.

Baca juga: Dandim 1627/ Rote Ndao Serahkan Kunci Rehab RTLH Program Pangdam IX/Udayana

"Khusus Alor Timur Laut, Desa Waisika total kerugian negara kami perkirakan sudah hampir 3 Miliar lebih. Kenapa kami bilang demikian,mulai dari ketebalan tripleks tidak sesuai, semen, baja ringan, dan bahan lainnya. Rumah satu selesai, sisanya digunakan untuk bangun rumah lain," ujar Stinky Laure salah satu aktivis yang memaparkan dugaan kerugian negara, Selasa 4 April 2023.

Selain itu Dedy Letmau, aktivis lainnya menolak tudingan bahwa demonstrasi ini ditunggangi kepentingan politik.

"Sekali lagi kami tegaskan bahwa aksi ini tidak ditunggangi kepentingan politik apapun," tegasnya.

Pada audiensi tersebut aktivis dan perwakilan warga menuturkan sejumlah kejanggalan yang mereka temui di lapangan.

Menanggapi itu, Sulaiman Singhs mengucapkan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan. 

"Saya ucapkan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan.Hari ini kita sudah dengar detail dan lebih jelas tentang masukan ini. Nanti akan dipertajam lagi saat kita lakukan rapat tanggal 10 April 2023," ujarnya.

Baca juga: Kalapas Kalabahi Alor Bagikan Makanan Buka Puasa Kepada Warga Binaan

Man, sapaan akrab Sulaiman menuturkan bahwa DPRD akan memanggil sejumlah pihak terkait dan pelaksana teknis untuk mempertajam masukan dari para aktivis.

"Kita akan rapat dengan dinas terkait tentang berbagai hal yang merupakan problem di lapangan. Ini akan kita bahas bersama dengan mitra. Kita anggap ini sebagai masukan yang sangat berharga untuk kita straight to the point saat turun lapangan," tuturnya.

Demikian Man juga mengatakan bahwa sebagai DPRD pihaknya juga menginginkan solusi dari aspirasi masyarakat.

"Sama seperti bapak-bapak sekalian, kami juga ingin solusi yang terbaik dari masalah ini. Masukan ini sudah kami catat untuk nanti kita bahas di tanggal 10," pungkasnya.

Adapun tuntutan yang oleh aktivis diyakini sebagai fakta lapangan, yaitu : 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved