NTT Memilih

NTT Memilih,  KPU Lembata Minta Rakyat Awasi Supaya Tetap Berada Pada Rel

Informasi kepemiluan menurutnya bukan hanya milik KPU semata dan partai politik, tetapi juga informasi itu adalah milik publik.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
CANANGKAN - KPU Lembata secara resmi telah melakukan Pencanangan dan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Selasa, 4 April 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo 

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - KPU Lembata secara resmi telah melakukan Pencanangan dan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Selasa, 4 April 2023.

Ketua KPU Lembata Elias Kaluli Making menandatangani piagam pencanangan WBK dan WBBM di Aula Kantor KPU Lembata disaksikan oleh perwakilan dari Kejari Lembata, Bawaslu Lembata, Kesbangpol Lembata dan perwakilan Redaksi Pos Kupang di Lembata.

Pencanangan zona integritas ini merupakan salah satu wujud KPU Lembata setia pada komitmen sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas, bersih dan melayani.

Baca juga: NTT Memilih, Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM di KPU Sabu Raijua Momentum Introspeksi

Elias berujar menjelang pesta demokrasi pada 2024 mendatang, ada banyak informasi mengenai pemilu yang berseliweran di mana-mana. Ini merupakan bagian dari bukti bahwa masyarakat tetap mengawasi penyelenggara pemilu supaya tetap berada di rel yang seharusnya.

Dia mengakui, sebagai manusia penyelenggara pemilu bisa saja jatuh dalam godaan. Akan tetapi, hal paling penting untuk mencegah hal itu terjadi ialah penyelenggara pemilu wajib takut pada pengawasan seluruh elemen masyarakat, dan bukan saja takut pada aturannya.

“Ini sebagai bukti bahwa kita sudah siap berpegang teguh pada integritas,” tegasnya.

Sebagai penyelenggara pemilu, KPU Lembata menjaga integritas diri untuk tidak terlibat dalam penyelewengan kewenangan. Ini merupakan catatan penting dan modal bagi penyelenggara pemilu di Kabupaten Lembata.

Menurut dia, pencanangan zona integritas merupakan bukti bahwa KPU Lembata tidak semata-mata berkata-kata. Tapi juga dibuktikan dengan berjanji supaya tidak menyalahgunakan wewenang dan tetap berada pada rel integritas.

Baca juga: NTT Memilih, ASN Ikut Uji Kompetensi Bacaleg, Bawaslu Alor: Tindakan Ini Merusak Moral Politik

“Di samping itu, KPU tampil dengan motto melayani. Makanya saya ingat betul pesan dari Ketua KPU RI bahwa kalau melayani harus senyum. Kalau tidak senyum Bawaslu bisa jaga kita sebagai temuan,” guyonnya.

Informasi kepemiluan menurutnya bukan hanya milik KPU semata dan partai politik, tetapi juga informasi itu adalah milik publik. Maka pihaknya wajib memberikan pelayanan seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Tujuan pentingnya kita sama-sama mencerdaskan pemilih. Arah kita dengan penyebaran informasi yang massif bisa ciptakan pemilih yang rasional,” pesannya.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved