KKB Papua

KKB Papua - Komplotan Egianus Kogoya Tebar Black Campaign, Sebut TNI Polri Serang Markas KKB

Egianus Kogoya dikabarkan menebar black campaign yang menyebutkan TNI Polri menyerang markas Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
KAMPANYE HITAM - KKB Papua tebar kampanye hitam, sebut prajurit TNI Polri serang markas KKB yang dipimpin Egianus Kogoya. Benarkah? Hingga saat ini konflik bersenjata antara KKB Papua dan TNI Polri terus berlanjut. Pada Sabtu 25 Maret 2023, KKB menembak prajurit TNI Polri yang sedang mengamankan Sholat Tarawih di Masjid Al Amalia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. 

POS-KUPANG.COM - Egianus Kogoya dikabarkan menebar black campaign (kampanye hitam) yang menyebutkan bahwa TNI Polri menyerang markas Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua.

Serangan ke markas KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya tersebut, dilakukan pada Kamis 23 Maret 2023. Namun serangan itu malah menimbulkan duka bagi kalangan TNI Polri.

Kabar tentang serangan ke markas KKB itu pertama kali disiarkan oleh Radio New Zealand, Media Asing yang berkantor pusat di Selandia Baru

Dalam laporannya, media asing tersebut melaporkan bahwa prajurit TNI Polri telah menyerang markas KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya pada Kamis 23 Maret 2023.

Baca juga: KKB Papua- Akhirnya Terungkap 16 Nama Pelaku Kasus Bakar Pesawat dan Penyanderaan Pilot Susi Air

Dalam serangan tersebut, tiga orang dinyatakan tewas. Komandan KKB, Egianus Kogoya pun luput dari aksi mengejutkan TNI Polri.

Media tersebut menyebutkan bahwa serangan ke markas KKB Papua itu merupakan buntut dari penyanderaan pilot Susi Air, Phillips Mark Merthens pada Selasa 7 Februari 2023 lalu.

SASAR APARAT – Kelompok Kriminal Bersenjata menembak aparat TNI Polri yang sedang bertugas mengamankan Sholat Tarawih di Masjid Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu 25 Maret 2023. Dalam insiden itu, KKB menembak mati prajurit TNI Polri, karena aparat bersenjatalah yang disasar KKB.
SASAR APARAT – Kelompok Kriminal Bersenjata menembak aparat TNI Polri yang sedang bertugas mengamankan Sholat Tarawih di Masjid Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu 25 Maret 2023. Dalam insiden itu, KKB menembak mati prajurit TNI Polri, karena aparat bersenjatalah yang disasar KKB. (POS-KUPANG.COM)

Media asing itu juga melaporkan bahwa serangan langsung ke markas KKB tersebut, dilakukan pada pukul 01.00 dini hari WIT.

Serangan itu mengakibatnya seorang anggota KKB tewas. Namun gegara serangan itu pula, KKB Papua pun melancarkan serangan balik dengan menewaskan satu prajurit TNI dan satu lagi anggota polisi.

KKB juga mengklaim bahwa telah menembak empat aparat TNI Polri dan mengakibatkan dua orang tewas, yakni seorang prajurit TNI dan satu lagi anggota Polri.

Sementara tidak disebutkan apakah pilot Susi Air yang disandera itu sedang berada di markas KKB tersebut atau tidak.

Untuk diketahui, Phillips Mark Merthens disandera KKB sejak Selasa 7 Februari 2023 pagi. Namun hingga saat ini belum diketahui dimana ia disandera.

Terkait kabar yang disiarkan media asing tersebut, Peneliti Human Rights Watch Indonesia, Andreas Harsono mengatakan bahwa sejauh ini ia telah memverifikasi kabar penyerangan tersebut.

Bahwa dalam beberapa waktu terakhir, terdapat beberapa kali bentrokan antara aparat keamanan dengan kelompok bersenjata Papua.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa bentrokan itu terjadi ketika aparat TNI Polri berusaha mengejar oknum yang diduga sebagai pelaku penembakan Irwan, seorang tukang ojek asal Sulsel (Sulawesi Selatan).

Penembakan itu terjadi saat orang tak dikenal yang diduga sebagai anggota KKB Papua, berpura-pura menjadi penumpang lalu meminta tukang ojek itu mengantarkannya ke tempat yang dituju.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved