Jumlah Perokok Anak Meningkat, Seto Mulyadi LPAI Gagas TC Warriors

Saat ini jumlah atau angka perokok anak mulai meningkat, karenanya Lembaga Perlindungan Anak Indonesia atau LPAI mulai menggagas Program TC Warrior.

|
PK/HO LPAI
SETO MULYADI - Ketua Umum LPAI, Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, dalam Focus Grup Discussion (FGD) secara during dan luring Sabtu (25/3) terkait  Peringaan Hari TBC Sedunia, dengan tema Gelar Wicara TC Warriors. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, OMDSMY Novemy Leo

POS-KUPANG.COM KUPANG -  Saat ini jumlah atau angka perokok anak mulai meningkat, karenanya Lembaga Perlindungan Anak Indonesia atau LPAI mulai menggagas Program TC Warrior.

Demikian disampaikan Ketua Umum LPAI, Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, saat konferensi pers secara online, Sabtu (25/3). Turut hadir dalam acara Ketua LPAI Sulawesi Utara, Adv. E.K Tindangen SH

Kak Seto Seto Mulyadi mengatakan, Program TC Warior telah dilakukan secara daring (online) yaitu Focus Grup Discussion dan secara Luring (offline) yaitu Small Group Discussion.

Dijelaskan Seto Mulyani, Program TC Warrior bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan kapasitas kelompok anak dan remaja yang memiliki pengetahuan, peka terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, agar kelompok anak dan remaja juga mampu menggerakan perubahan sosial pemberantasan perilaku merokok dikalangan anak dan remaja.

“Serta berperan aktif dalam kampanye perlindungan anak dari gempuran paparan iklan, promosi, dan sponsor rokok yang secara sistematis dan strategis menargetkan anak sebagai penerus perokok,” tambah Seto Mulyadi.

SETO MULYADI - Ketua Umum LPAI, Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, dalam Focus Grup Discussion (FGD)  secara during dan luring Sabtu (25/3) terkait  Peringaan Hari TBC Sedunia, dengan tema Gelar Wicara TC Warriors.
SETO MULYADI - Ketua Umum LPAI, Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, dalam Focus Grup Discussion (FGD)  secara during dan luring Sabtu (25/3) terkait  Peringaan Hari TBC Sedunia, dengan tema Gelar Wicara TC Warriors. (PK/HO LPAI)

Dengan menerapkan pola youth engagement and empowerment, program TC Warriors mengedepankan prinsip kemandirian dan pelibatan anak dalam menggagas ide, mendesain kegiatan, mengimplementasi kegiatan di daerah secara bermakna.

Adapun partisipan dari kegiatan ini adalah anak yang berusia di bawah 18 tahun yang direkrut melalui koordinasi dan komunikasi dengan 10 mitra LPA/ LPAI daerah.

Proses seleksi dilakukan sesuai minat dan kebersediaan anak untuk mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan yang dilaksanakan secara daring dan luring.

Baca juga: Seto Mulyadi Ikut Berpartisipasi di Konser Amal Pos Kupang Peduli NTT

Lima perwakilan anak yang terpilih kemudian mengikuti pembekalan dari ahli dan praktik lapangan yang didampingi pengurus LPA/LPAI di daerah masing-masing.

Sepuluh mitra LPA/ LPAI daerah, berasal dari Provinsi Jambi, Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Riau, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi NTT, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Program TC Warior ini telah dilakukan secara daring (online) yaitu Focus Grup Discussion dan secara Luring (offline) yaitu Small Group Discussion.

Lebih lanjut Seto Mulyadi menjelaskan, saat ini konsumsi produk tembakau di Indonesia yang tinggi dan terus meningkat di berbagai kalangan masyarakat mengancam kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dirincikannya, data GATS 2011 menunjukkan prevalensi merokok orang dewasa Indonesia sebesar 34,8 persen terbagi atas 67,4 persen laki-laki, dan 4,5 persen perempuan (GATS, 2&011).

Sementara itu, dikalangan remaja 15 - 19 tahun sebesar 38,4 persen laki-laki dan 0,9 persen perempuan (RISKESDAS, 2010).

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved