Berita Kota Kupang

Kenaikan Uang Harian Karyawan PD Pasar Kota Kupang Menunggu Perubahan APBD

Kesepakatan itu muncul setelah tiga kali rapat dengar pendapat PD Pasar dan Komisi II DPRD Kota Kupang hingga dewan pengawas, menemui jalan buntu.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
RDP - Rapat Dengar Pendapat atau RDP oleh komisi II DPRD Kota Kupang dan Direksi PD Pasar membahas rencana kenaikan uang harian 52 pegawai PD Pasar. Selasa 14 Maret 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rencana kenaikan uang harian bagi karyawan Perusahaan Daerah / PD Pasar Kota Kupang menunggu perubahan APBD tahun 2023. 

Kesepakatan itu muncul setelah tiga kali rapat dengar pendapat (RDP) PD Pasar dan Komisi II DPRD Kota Kupang hingga dewan pengawas, menemui jalan buntu. 

Semula karyawan PD Pasar meminta kenaikan uang harian dari Rp 25 ribu ke Rp 50 ribu. Kenaikan ini diluar dari gaji setara UMR dan uang lainnya yang diterima karyawan tiap bulan. 

Baca juga: Kelurahan Nefonaek di Kota Kupang Punya Kalender Rutin Karnaval Keagamaan 

Direktur Pemasaran, Maxi Nomleni dalam RDP 17 Maret 2023 lalu menyebutkan, rencana kenaikan saat ini memang tidak bisa dilakukan karena terkendala aturan. 

Meski mendukung, pihaknya tidak bisa menabrak aturan yang menjadi payung dalam menjalankan PD Pasar

"Tetapi setelah kita hitung, hanya bisa dinaikan Rp 30 ribu. Lalu ada dampak hukum, untuk RKA Tahun, dengan rujukan Permendagri nomor 118 Tahun 2018, dimana RKA berlaku satu tahun, tidak bisa dirubah di tengah jalan hanya bisa dilakukan pada perubahan anggaran," ujarnya. 

Baca juga: Stok Beras Menipis di Pasar Inpres Naikoten I Kota Kupang, Pedagang Minta Impor Beras Bulog

Karena, kata Maxi, harus melalui siklus anggaran yang resmi, karena produk direksi akan diaudit semuanya. Misalnya karena rekomendasi komisi lalu merubah RKA,  maka akan ada temuan kerugian keuangan perusahaan, maka akan menjadi masalah. 

"Jadi saya minta agar hal ini dipertimbangkan secara baik," tandasnya. 

RDP baru-baru ini menghadirkan Sekretaris Daerah, Fahrensy Funay dan Asisten II Ignasius Lega. Keduanya mengaku setuju bila ada kenaikan uang harian. Tetapi hal itu perlu dilandasi dengan ketersediaan anggaran. 

Fahrensy menyebut untuk kesejahteraan para karyawan tentunya dewan pengawas menyetujui untuk kenaikan uang harian, tentu harus merujuk pada kemampuan keuangan perusahaan. 

Baca juga: Jelang Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Kota Kupang Gelar Upacara Tawur Kesanga dan Pawai Ogoh-ogoh 

"Tetapi kenaikan upah juga harus melalui mekanisme penganggaran, agar tidak terjadi masalah di kemudian hari," jelsnya. 

Sementara Direktur Utama PD Pasar, Fendinandus Leu mengatakan, kenaikan uang harian bisa dinaikan, tetapi tidak mencapai Rp 50 ribu.

Dia menyepakati untuk dinaikan Rp 35 ribu saja per hari. Tetapi Direksi meminta rekomendasi tertulis dari Komisi karena kenaikan uang harian dalam masa Tahun Anggaran berjalan. 

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved