Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 12 Maret 2023, Air Sumber Hidup Abadi
Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Air Sumber Hidup Abadi.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Air Sumber Hidup Abadi.
RP. Markus Tulu menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama dari Kitab Keluaran 17: 3-7; bacaan kedua Roma 5: 1-2.5-8; dan bacaan Injil Yohanes 4: 5-42.
Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Minggu 12 Maret 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.
Selamat Hari Minggu Prapaskah III bagi kita semua. Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?
Pertanyaan ini tidak sekadar menggambarkan kepada kita bahwa yang sedang bertanya itu adalah orang yang sedang dalam krisis iman.
Tapi bisa juga menantang kita bersama untuk lebih matang dalam beriman. Karena iman pada hakikatnya adalah penyerahan diri yang total kepada Tuhan.
Dengan mengatakan seperti ini jelas bagi kita bahwa Tuhan itu ada dan karena itu kita diminta untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
Mengapa? Karena kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah. Dan karena iman kita beroleh jalan masuk ke dalam kasih karunia Allah.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 12 Maret 2023, Tuhan, Berilah Aku Air Itu Supaya Aku Tidak Haus Lagi
Akan tetapi pengalaman seperti yang dialami seorang perempuan Samaria dalam perjumpaannya dengan Yesus di sumur Yakub bisa menjadi pesan rohani bagi kita.
Bahwa kesaksian hidup perempuan Samaria sebelum berjumpa dengan Yesus bisa menutup mata batinnya untuk melihat Yesus dengan benar.
Bahwa hidupnya itu telah membuat mata batinnya menjadi begitu kabur sehingga dia tidak bisa mengenal Yesus meskipun dia sedang bercakap-cakap dengan Yesus.
Tapi meskipun kesaksian hidupnya tidak begitu baik sebelumnya, namun oleh karena berjumpa dengan Yesus telah membuat perempuan itu berubah sikap dan berbalik arah hidup.
Bahwa dari yang sebelumnya dia hanya menimba air minum dari sumur Yakub untuk menghapus dahaga sesaat. Tapi oleh perjumpaan dengan Yesus itu dia langsung merindukan untuk menimba air dari sumur hatinya yang terus saja mengalir tanpa henti dan tak pernah kering.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 11 Maret 2023, Kembali ke Jalan Allah
Karena itulah yang dinamakan air sumber hidup abadi. Air yang diminumnya dan yang membuatnya tak pernah haus lagi. Air cinta abadi Yesus dengan dirinya yang bertobat.
Dan oleh perjumpaan dengan Yesus dan kerinduannya yang tetap akan air sumber hidup itu akhirnya melahirkan perubahan sikap dari perempuan Samaria itu yakni menemukan jati dirinya sebagai manusia beriman.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.