Polisi Presesi
Profil Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma, Wajibkan Polisi Pakai Aksesoris Tenun Ikat
Irjen Pol Johni Asadoma mewajibkan personel Polda NTT beserta Polres jajaran memakai aksesoris yang terbuat dari tenun ikat motif NTT.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM - Irjen Pol Johanis Asadoma sudah sekitar lima bulan menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur.
Selain fokus menjaga situasi Kamtibmas dan penegakan hukum, pria yang akrab disapa Johni Asadoma ini membuat beberapa gebrakan.
Satu di antaranya adalah mewajibkan personel Polda NTT beserta Polres jajaran memakai aksesoris yang terbuat dari tenun ikat motif NTT.
Putra Alor ini bahkan telah memiliki tas selempang dari tenun ikat Kabupaten Nagekeo.
Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mendukung kemajuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Ia mengungkapkan bahwa, ide dan gagasan tersebut muncul ketika melakukan kunjungan kerja ke Nagekeo beberapa waktu lalu.
"Saya diberikan cendramata tas tradisional oleh masyarakat di Nagekeo dan ternyata kalau dipakai bagus sekali. Dan, kalau anggota semua diwajibkan pakai maka sudah pasti terjadi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang memproduksi tas tradisional ini," jelasnya, Selasa 7 Maret 2023.
Baca juga: Belanja di Pasar Tradisional, Kapolda NTT Dengar Curhatan Pedagang
Baca juga: Perkenalkan Cyber Crime, Kapolda NTT Ajak Mahasiswa Bijak Gunakan Perangkat Digital dan Medsos
"Saya sudah pakai tas ini kemana-mana, baik seremonial maupun acara resmi. Awal gerakan ini dimulai dari penjabat utama Polda NTT," tambahnya.
Johni Asadoma mengatakan, tas itu berfungsi untuk mengisi handphone, alat tulis dan barang lainnya seperti keperluan Polwan.
Ia berharap Polda NTT menjadi lebih pro aktif terhadap pengembangan produk UMKM dan meningkatkan perekonomian daerah.
Berikut ini profil Johni Asadoma:
Johni Asadoma tidak asing bagi masyarakat NTT. Jauh sebelum menjabat Kapolda NTT, Johni Asadoma pernah menjabat Wakil Kapolda NTT. Selepas itu, ia dipromosi menjadi Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri terhitung sejak 17 Juli 2020.
Lulusan Akpol 1989 ini berpengalaman dalam bidang Brigade Mobil (Brimob). Sebelum menjadi taruna Akpol, Johni Asadoma adalah petinju Indonesia dengan berbagai prestasi tingkat nasional dan internasional.
Johni Asadoma pernah memimpin Kontingen Garuda Bhayangkara FPU Indonesia pertama yang bergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Darfur, Sudan. Kontingen tersebut berangkat pada 11 Oktober 2008.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.