KKB Papua

KKB Papua - Elkius Kobak Ancam Masuk Kota Jika Medan Kekuasaannya di Yahukimo Diganggu TNI Polri

Elkius Kobak, pimpinan TPNPB Kodap XVI Yahukimo meradang saat mendengar kabar bahwa prajurit TNI Polri sedang menyisir 'wilayah kekuasannya'

|
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
ANCAM MASUK KOTA - KKB Papua pimpinan Elkius Kobak mengancam akan masuk Kota Yahukimo kalau aparat TNI Polri tak segera menghentikan penyisiran di wilayah Yahukimo dan sekitarnya. 

POS-KUPANG.COM - Elkius Kobak, pimpinan TPNPB Kodap XVI Yahukimo meradang saat mendengar kabar bahwa prajurit TNI Polri sedang menyisir 'wilayah kekuasannya' di Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Papua.

Ia pun mengancam akan masuk wilayah Kota Yahukimo, kalau penyisiran tidak segera dihentikan oleh prajurit TNI Polri. "Kalau penyisiran masih terus dilakukan, kami akan masuk pusat kota," ancam Elkius Kobak dalam video berdurasi singkat yang kini viral di media sosial.

Elkius yang juga pimpinan KKB Papua Yahukimo ini meminta aparat keamanan untuk tidak lagi masuk keluar hutan, karena saat ini ia bersama anggota sedang berada di dalam hutan.

Ancaman ini diserukan Elkius Kobak, penanggungjawab Kodap 16 Yahukimo, dalam video singkat yang diperoleh Tribun-Papua.com, Senin 6 Maret 2023.

Baca juga: Personel Polres Lanny Jaya Sita 8 Handy Talky, Diduga untuk KKB Papua Egianus Kogoya

TINDAK TEGAS – Elkius Koban diduga menjadi dalang utama penyerangan KKB Papua kepada prajurit TNI Polri di Yahukimo, Rabu 1 Maret 2023. Dalam serangan mendadak itu, 3 prajurit menderita luka-luka termasuk Dandim 1705/Yahukimo, JV Tethool.
TINDAK TEGAS – Elkius Koban diduga menjadi dalang utama penyerangan KKB Papua kepada prajurit TNI Polri di Yahukimo, Rabu 1 Maret 2023. Dalam serangan mendadak itu, 3 prajurit menderita luka-luka termasuk Dandim 1705/Yahukimo, JV Tethool. (POS-KUPANG.COM)

Dalam video singkar, berdurasi 3,15 menit itu, dia mengatakan, kalau aparat TNI Polri terus menyisir hutan Yahukimo, maka pihaknya akan melakukan aksi serupa di pusat kota.

"Saya akan masuk ke kota dan serang orang non Papua yang ada di Yahukimo," tegasnya.

Sementara itu, Komandan Operasi Umum Kodap 16 Yahukimo, Koni Sobolim mengatakan, saat ini ada 3 batalyon yang sedang beroperasi di daerah tersebut.

3 Batalyon tersebut masing-masing dipimpin oleh, pertama dirinya, lalu Yosua Sobolim dan berikutnya Kopitua Heluka. Semua pimpinan Batalyon itu punya satu tujuan, yakni perang.

"Kami mau perang, lepas dari NKRI. Jadi TNI-Polri jangan main-main," ancamnya.

Baca juga: KKB Papua - Egianus Kogoya Bikin Ulah, Kini Bunuh Anak Kecil Putra Kepala Kampung di Lanny Jaya

Untuk diketahui, Elkius Kobak merupakan panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo. Sosoknya mencuat pasca melakukan kontak tembak dengan TNI-Polri pada, Rabu 1 Maret 2023.

Dalam penjelasannya, Elkius Kobak menuturkan bahwa serangan itu dilakukan tepatnya di KM 4, jalan Paradiso Distrik Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan.

Ia mengklaim, dalam peristiwa baku tembak itu, TPNPB menembak mati satu anggota TNI dan melukai lima prajurit TNI Polri lainnya.

“Kami TPNPB-OPM Kodap XVI di bawah pimpinan Elkius Kobak bertanggung jawab atas penyerangan anggota TNI Polri di Kabupaten Yahukimo," ujar Kobak melalui keterangan tertulis, Kamis 2 Maret 2023 pagi.

Dalam peristiwa tersebut, Dandim 1705/Yahukimo Letkol Inf Johanis V Tethool dikabarkan terkena tembakan saat penyerangan secara mendadak oleh KKB Papua pada Rabu 1 Maret 2023.

Letkol Inf JV Tethool ditembak ketika ia sedang melintas di Kilometer 4 Jalan Paradiso Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman mengatakan, Letkol Inf Johanis V Tethool tertembak di bagian tangan kanan dan kaki kiri.

"Benar Letkol Inf JV Tethool, Dandim 1715/Yahukimo juga tertembak dan mengakibatkan dia mengalami luka tembakan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu.

Tak lama setelah peristiwa tersebut, Dandim Yahukimo itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan mobil dinasnya rusak parah terkena tembakan.

Baca juga: KKB Papua – Elkius Kobak Jadi Target Pasca Tembak Prajurit TNI, Kapolda Papua: Akan Ditindak Tegas

Dalam kejadian tersebut, Pratu LW gugur. Sedangkan dua korban lainnya, masing-masing Pratu NS dan Sertu RS menderita luka-luka.

Menurut Herman, saat ini Pratu NS dan Sertu RS sedang menjalani perawatan medis di RSUD Yahukimo. Mereka dalam kondisi sadar. "Kontak tembak itu terjadi sampai pukul 16.20 WIT," ungkapnya.

TNI Polri Lindungi Masyarakat

Merespon ancaman Elkius Koban, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman mengatakan tugas TNI-Polri adalah melindungi masyarakat dan menjamin pembangunan di wilayah Papua.

Selain itu, kata Herman, saat ini TNI Polri fokus pada pencarian terhadap pilot Susi Air yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua, pimpinan Egianus Kogoya.

“Tidak ada penyisiran. Semua yang dilakukan oleh TNI bersinergi dengan Polri dalam rangka menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat,” kata Herman dalam keterangannya, Senin 6 Maret 2023.

Mengenai ancaman Elkius Kobak itu, Heraman mengatakan, isu yang disebarkan TPNPB Kodap XVI Yahukimo merupakan kabar menyesatkan yang bertujuan mengadu domba TNI-Polri dengan masyarakat.

"KST atau KKB selalu menyebarkan berita bohong. Memang seperti itu ciri-ciri teroris," ujarnya.

Dikatakannya, "Gerombolan KKB, baik dari kelompok Elkius Kobak atau Egianus Kogoya atau kelompok yang lain agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.”

"Yang pasti sebagai bagian Negara, TNI-Polri melindungi masyarakat, sehingga apabila ditemukan oleh aparat keamanan maka gerombolan KKB bakal ditangkap," tegasnya.

Baca juga: KKB Papua - Ikrar Nusa Bakti Beri Saran Soal Pilot Susi Air: Libatkan Saja Mediator Asing

Aksi sadis dan kejam terhadap masyarakat sipil, bahkan kepada aparat keamanan, menurut Herman adalah perbuatan KKB.

Bahkan, KKB tak segan-segan untuk membunuh anak-anak tak berdosa dan kaum perempuan pada beberapa hari ini di Sinak, Jumat 3 Maret 2023.

"Segera serahkan diri, atau kami tangkap untuk diproses secara hukum," tandas Herman. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved