KKB Papua

KKB Papua - Egianus Kogoya Bikin Ulah, Kini Bunuh Anak Kecil Putra Kepala Kampung di Lanny Jaya

Egianus Kogoya, pimpinan KKB Papua di Kabupaten Nduga, kembali membuat ulah. Panglima KODAP III Nduga itu membunuh anak kepala kampung di Lanny Jaya.

|
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
BUNUH ANAK KECIL - Egianus Kogoya dikabarkan membunuh seorang anak kecil, putra seorang kepala kampung gagara tak memberi bahan makanan kepadanya. Aksi itu dilakukan Egianus tanpa membawa pilot Susi Air, Philips Mark Merthens. 

POS-KUPANG.COM - Egianus Kogoya, pimpinan KKB Papua di Kabupaten Nduga, kembali membuat ulah. Baru-baru ini Panglima KODAP III Nduga itu membunuh anak kepala kampung di Kabupaten Lanny Jaya, Pegunungan Papua.

Aksinya yang menebar ketakutan kepada warga sipil tersebut, kini sedang ditangani aparat kepolisian Polres Lanny Jaya. Kapolres Lanny Jaya AKBP Umar Nasatekay membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dalam aksi mengerikan tersebut, Egianus Kogoya, beraksi dengan anak buahnya. Ia tidak membawa pilot Susi Air, Philips Mark Merthens yang kini masih disandera.

Sikap Egianus Kogoya yang menyembunyikan pilot Susi Air tersebut, kini jadi bahan pertanyaan publik. Warga pun mencemaskan nasib pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu.

Baca juga: KKB Papua - Ikrar Nusa Bakti Beri Saran Soal Pilot Susi Air: Libatkan Saja Mediator Asing

Kapolres Lanny Jaya AKBP Umar Nasatekay membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahwa ada kasus pidana yang dilakukan Egianus Kogoya di Lanny Jaya.

Saat ini, kata Umar Nasatekay, aparat keamanan sedang menangani kasus pembunuhan anak kepala desa oleh Egianus Kogoya bersama anak buahnya tersebut.

TINDAK TEGAS – Elkius Koban diduga menjadi dalang utama penyerangan KKB Papua kepada prajurit TNI Polri di Yahukimo, Rabu 1 Maret 2023. Dalam serangan mendadak itu, 3 prajurit menderita luka-luka termasuk Dandim 1705/Yahukimo, JV Tethool.
TINDAK TEGAS – Elkius Koban diduga menjadi dalang utama penyerangan KKB Papua kepada prajurit TNI Polri di Yahukimo, Rabu 1 Maret 2023. Dalam serangan mendadak itu, 3 prajurit menderita luka-luka termasuk Dandim 1705/Yahukimo, JV Tethool. (POS-KUPANG.COM)

Aparat keamanan, lanjut dia, kini sudah sempat masuk ke Kuyawage dan telah berhasil mengambil keterangan dari beberapa saksi mata.

Para saksi mata tersebut, kata Kapolres, mengaku melihat Egianus bersama komplotannya datang dan membuat ulah di wilayah tersebut.

Namun, lanjut dia, kepada aparat keamanan, para saksi mata itu tidak melihat keberadaan Philips Mark Merthens yang hingga kini masih menjadi tawanan KKB Papua itu.

"Secara fisik tentu mudah dikenali, karena Philips Mark Merthens merupakan satu-satunya warga asing yang kini ada di antara kelompok Egianus Kogoya.

"Tidak ada, dari hasil keterangan saksi (Kapten Philip) tidak terlihat di situ," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu 5 Maret 2023 malam.

Sementara itu, Kesatgas Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Faizal Ramadhani, mengungkapkan sekilas tentang jejak Egianus Kogoya dan kelompoknya di Distrik Kuyawage.

Dikatakannya, Egianus berada di Kampung Pimbinom dan melakukan aksi pembunuhan terhadap seorang anak kecil yang merupakan anak dari kepala kampung setempat.

"Ada saksi yang sudah kita ambil keterangannya, mengungkapkan gal itu. Bahwa saat insiden itu, warga tak melihat ada orang asing yang berada di antara anggota KKB Papua," ujarnya.

Ketika melakukan pemeriksaan, lanjut dia, aparat mengalami beberapa kendala terutama soal bahasa. "Memang kendalanya bahasa. Tapi kami coba menjembatani bahwa yang melakukan pembunuhan itu, adalah kelompok Egianus Kogoya dan yang menembak adalah Egianus," kata Faizal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved