Rabu, 27 Mei 2026

Berita Rote Ndao

Pemkab Rote Ndao Terima Dokumen Naskah Akademik Program ATSEA-2 dari UNDP

Pada kesempatan tersebut, Bupati Paulina menyampaikan bahwa Kabupaten Rote Ndao memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang tinggi dan menjanjikan

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM / MARIO GIOVANI TETI
NASKAH AKADEMIK - Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, National Project Coordinator, ATSEA-2 Project, Dwi Ariyoga Gautama foto bersama memegang berita acara penandatanganan Dokumen Naskah Akademik Program ATSEA-2, didampingi Sekda Rote Ndao, Jonas M Selly, Asisten 1, Untung Harjito, Asisten 2, Armis Saek, Kabag Hukum, Hangry Mooy di ruang TBUPP Kantor Bupati. Kamis, 02 Maret 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menerima Dokumen Naskah Akademik program 
Arafura and Timor Seas Ecosystem Action fase kedua atau ATSEA-2 dari United Nations Development Programme (UNDP) di ruangan TBUPP (Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan) pada Kamis, 02 Maret 2023.

Dokumen Naskah Akademik Program ATSEA-2 ini diterima langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu didampingi Sekda Rote Ndao, Jonas M Selly, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Untung Harjito, Asisten Adminitrasi Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek dan Kabag Hukum, Hangry Mooy.

Baca juga: Pulangkan Nelayan Papela Rote yang Terdampar di Maluku, BPBD Rote Ndao Koordinasi dengan BPBD Maluku

Adapun penyerahan dokumen tersebut diserahkan oleh National Project Coordinator, ATSEA-2 Project, Dwi Ariyoga Gautama. Sebelumnya, abstraksi dokumen ini dibacakan oleh akademisi Universitas Nusa Lontar, Suryati Mandala.

Usai penyerahan Dokumen Naskah Akademik Program ATSEA-2, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan.

Untuk diketahui, penyerahan Dokumen Naskah Akademik Program ATSEA-2 tersebut, dalam rangka mendukung rancangan peraturan daerah pengelolaan dan perlindungan wilayah pesisir dan lingkungan hidup Kabupaten Rote Ndao. 

Baca juga: Rusak Lokasi Wisata, Camat Loura Larang Warga Tambang Pasir di Pantai Mananga Aba

Pada kesempatan tersebut, Bupati Paulina menyampaikan bahwa Kabupaten Rote Ndao memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang tinggi dan menjanjikan dalam tata kelola wilayah pesisir terpadu.

"Perlu diketahui, Rote Ndao memiliki sumber daya alam yang tinggi dan menjanjikan dengan produksi perikanan sebesar 3,361 ton, rumput laut kering sebanyak 15,776 ton, serta non perikanan pada tahun 2017, sebanyak 187,4 ton," sebut Bupati Paulina.

Ia melanjutkan, kemudian pada sektor pariwisata, wisatawan yang berkunjung dari tahun 2019 sampai tahun 2021 terus meningkat. Mulai dari 4.988-7.500 wisatawan yang membantu sektor ekonomi dari masyarakat Rote Ndao.

Menurutnya, produksi sumber daya alam tersebut, ditopang oleh luasan ekosistem terumbu karang seluas 27,493 hektar, padang lamun seluas  4,699 hektar dan kawasan manggrove seluas 2.156 hektar.

Srikandi Rote Ndao ini menambahkan, ketiga ekosistem utama tersebut, telah menopang mata pencaharian dari 2.393 rumah tangga perikanan.

"Diharapkan tata kelola pengelolaan wilayah pesisir terpadu, perlu didorong dalam menangani isu-isu adaptis terhadap perubahan iklim dan tanggap kebencanaan," pesan Bupati Paulina.

Baca juga: Banjir Rob, Air Laut Masuk ke Perkebunan Warga di Halla Rote Ndao

Dirinya kembali menerangkan, setidaknya ada 5 domain yang perlu ditangani dan diatur dalam kebijakan yaitu, meliputi perlindungan, restorasi dan pengelolaan habitat, mekanisme peringatan dini untuk tanggap terhadap kebencanaan alam, juga meningkatan masyarakat yang prevalensi terhadap kebencanaan melalui ketahanan pangan, pengelolaan mata pencaharian alternatif dan pengelolaan air bersih.

Lalu juga mencegah polusi dan pengelolaan limbah, serta meningkatkan peran perempuan dalam tata kelola pesisir.

Ranah kebijakan ini, bagi Bupati Paulina, perlu juga memastikan harmonisasi peraturan di tingkat nasional, tata ruang pesisir dan wacana jangka panjang dan pendek di daerah.

Baca juga: Resmikan Embung Noisek, Bupati Rote Ndao Sampaikan Mereka Dipilih Tuhan Untuk Masyarakat

Dengan begitu, tambahnya, agar dapat memastikan dan mengatur hal-hal teknis dalam mendukung ruang masyarakat, guna memanfaatkan sumber daya alam dan pesisir dengan lestari dan berdaya saing secara ekonomi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved