Vatikan

Cerita Bocah Laki-laki Miskin di Sudan Selatan Memberikan Uangnya kepada Paus Fransiskus

Cerita bocah laki-laki miskin di Sudan Selatan, yang berjuang menemui Paus Fransiskus sekadar memberikan uangnya, kini masih melekat dalam ingatan

|
Editor: Agustinus Sape
Twitter/andrea Tornielli
Seorang bocah laki-laki di Sudan Selatan terlihat menyerahkan uang kertas sebagai derma kepada Paus Fransiskus yang mengunjungi negara di Afrika itu pada 3-5 Februari 2023. 

POS-KUPANG.COM - Kunjungan Paus Fransiskus ke Sudan Selatan Afrika sudah berlangsung pada tanggal 3-5 Februari 2023. Namun cerita bocah laki-laki miskin di Sudan Selatan, yang berjuang menemui Paus Fransiskus sekadar memberikan uangnya, kini masih melekat dalam ingatan bahkan viral.

Bagaimana tidak, bocah yang lahir dari seorang ibu yang bekerja sebagai tukang cuci itu rela menyerahkan uang satu-satunya yang menjadi miliknya kepada Paus Fransiskus. Uang itu diterimanya dari sang ibu untuk membeli biskuit sebagai bekalnya.

Peristiwa ini seperti menghadirkan kembali cerita Injil di mana Yesus memuji seorang janda yang memberikan dua dinar sebagai persembahan di bait Allah. Yesus memuji karena janda itu memberi dari kekurangannya, yang justru nilainya lebih besar di hadapan Allah daripada orang yang memberi dari kelebihannya. 

Cerita bocah laki-laki di Sudan Selatan itu pertama kali dibagikan Andrea Tornielli, direktur editorial Departemen Komunikasi Vatikan, di Twitter tentang "Foto Perjalanan", 4 Februari 2023. 

Postingan Andrea Tornielli itu segera menjadi materi berita dalam berbagai platform, seperti berita online, bahkan TikTok.

"Kami tidak tahu namanya atau usianya. Lebih kecil dari anak-anak lain yang berkerumun di belakangnya, anak laki-laki berkemeja merah yang sudah usang itu berhasil menyelinap melalui celah di gerbang abu-abu Katedral St. Teresa (Juba). Berapa lama dia tetap seperti itu, menunggu di bawah terik matahari Juba?

"Dengan tangan terulur dan mata terpejam, dia menyentuh Paus Argentina itu dengan ujung jarinya. Fransiskus juga mengulurkan tangannya. Tatapannya tertuju pada tangan anak itu. Uang. Itu adalah uang kertas yang disodorkan bocah itu padanya," tulis Andrea Tornielli.

Dalam foto itu, Paus tampaknya memahami — tampaknya melihat kemurahan hati orang miskin yang begitu sering ia ajak kita renungkan — kemurahan hati Yesus sendiri.

"Siapa yang miskin dan memberikan semua yang dia miliki?" Beginilah komentar Andrea Tornielli di Twitter tentang "foto perjalanan", membandingkannya dengan perumpamaan tentang janda miskin: orang yang, dengan dua koin kecilnya, memberikan semua yang dia miliki sebagai persembahan ke bait Allah.

Informasi yang dibagikan Andrea Tornielli tampaknya telah mendorong berbagai pihak untuk mencari tahu identitas bocah laki-laki itu. Seperti yang dibagikan di TikTok berbahasa Indonesia, bocah itu ternyata bernama Eko. Ibunya seorang pekerja serabutan.

Baca juga: Paus Fransiskus Membawa Misi Perdamaian Afrika ke Sudan Selatan Setelah Kongo

Kata sang ibu, uang itu diberikannya kepada anaknya itu untuk membeli biskuit sebagai bekalnya. Ibunya kemudian kaget setelah mengetahui uang tersebut malah diberikannya kepada Paus Fransiskus sebagai derma.

Menurut ibunya, Eko memiliki beberapa saudaranya, namun ayah mereka sudah pergi meninggalkan mereka. Dengan demikian, sang ibu menjadi sandaran satu-satunya bagi kehidupan anak-anak itu. Mereka menerima kenyataan hidup dalam kemiskinan.

Meski hidup miskin, kata ibunya, Eko bercita-cita kelak menjadi seorang imam Katolik.

Uang kertas 0,007 euro

Berapa nilai uang yang diberikan Eko kepada Paus Fransiskus?

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved