KKB Papua

KKB Papua – JO Sembiring Angkat Bicara Soal Pilot Susi Air: Yang Halang-Halangi akan Ditindak

Brigjen TNI JO Sembiring, Danrem 172/PWY angkat bicara terkait operasi pembebasan pilot Susi Air, Philips Mark Marthens, yang akan segera dilakukannya

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
TINDAK TEGAS – JO Sembiring, Komandan Operasi Pembebasan Pilot Susi Air menyatakan akan mengambil tindakan tegas apabila ada pihak yang menghalang-halangi operasi yang akan segera dilakukan TNI Polri dalam membebaskan Philips Mark Marthens. 

“Mengingat waktu, kami aparat keamanan TNI-Polri punya standart operasi yang harus dijalankan dalam upaya penegakan hukum, agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Pangdam juga menegaskan bahwa anggota TNI dan Polri yang terlibat dalam operasi pembebasan sandera itu terdiri dari personel yang terpilih dan terseleksi.

Oleh karena itu, katanya, dalam melaksanakan tugas operasional, anggota TNI Polri itu dipastikan akan mengambil tindakan tegas, terukur dan terarah.

"Kita sudah bekali dan sudah diberikan arahan tentang hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan, diantaranya soal penegakkan HAM. Jadi jangan diragukan apabila tindakan yang dilakukan itu tidak keluar dari rambu-rambu HAM,” tegasnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini pilot Susi Air itu masih ditangan KKB Papua. Meski sudah hampir tiga minggu disandera, namun pilot berkebangsaan Australia itu dalam keadaan sehat dan aman.

Baca juga: KKB Papua Barter Pilot Susi Air dengan Kemerdekaan, TNI Polri Lacak Keberadaan Philips Marthen

Perihal kondisi sandera tersebut, diumumkan langsung oleh Juru Bicara OPM ( Organisasi Papua Merdeka ) Sebby Sambol melalui rekaman suara yang dikirim ke awak TribunPapua.Com.

Dalam rekaman tersebut disebutkan bahwa hingga saat ini Philip dalam keadaan sehat dan aman. Philips tak akan diserahkan kepada Indonesia kalau pemerintah tak mengindahkan tuntutan mereka yakni Papua merdeka. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved