Berita Kabupaten Kupang
Dua Wanita di Semau Kabupaten Kupang Takuti Anak Sekolah dengan Penculikan
Kedua wanita tersebut dengan motor mengikuti dari belakang dan langsung bertanya kepada anak-anak tersebut.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI -Dua wanita di Semau Kabupaten Kupang NTT menakut nakuti anak sekolah dengan penculikan.
Kedua wanita tersebut telah diamankan polisi, Selasa, 15 Februari 2023.
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto membenarkan video viral yang terjadi di wilayah hukum Polres Kupang dimana dua wanita menakut-nakuti anak sekolah dengan bahasa penculikan.
Saat dikonfirmasi, Selasa 15 Februari 2023 kata Kapolres kedua wanita tersebut sudah diamankan polisi di Polsek Semau dan dimintai keterangan.
Baca juga: Terjebak Banjir, Mobil Dump Truck Dievakuasi Pemilik dan Warga di Kali Tuahanat Kabupaten Kupang
Seperti yang terlihat dalam vudeo yang beredar dan sudah viral di medsos berdurasi 20 detik menunjukan dua orang wanita mengendarai sepeda motor merk beat street warna hitam menakuti sejumlah anak sekolah dasar di Dusun II Holain, Desa Uiasa, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kejadian itu diketahui terjadi pada Sabtu 11 Februari 2023 saat anak-anak pulang sekolah dengan berjalan kaki dan pakaian olahraga baju warna kuning dan celana warna biru melintasi sebuah jalan.
Kedua wanita tersebut dengan motor mengikuti dari belakang dan langsung bertanya kepada anak-anak tersebut.
"We dimana yang jual anak e," ujar pengendara motor yangnsyaranya terekam jelas.
Saat mendekati sejumlah anak-anak itu, kedua wanita tersebut mengatakan "Tangkap ko, yang ini keriting".
Mendengar ucapan kedua wanita, mereka langsung berlari meninggalkan kedua wanita pengendara motor bahkan sampai sendal mereka terlepas juga tidak berani mengambil karena takut ditambah lagi motor sudah mendekat.
"Hari sabtu kemarin itu, kita sudah amankan dan yang bersangkutan wajib lapor," ujarnya Kapolres Kupang.
Kedua wanita diamankan oleh aparat Polsek Semau untuk melakukan klarifikasi dihadapan orangatua, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah desa. Dalam pemeriksaan, kedua wanita mengaku hanya sebatas bercanda dan tidak ada unsur lain.
Baca juga: Masyarakat Mengeluh Proses Kasus Lakalantas di Kabupaten Kupang Lambat, Begini Tanggapan Jaksa
"Mereka sudah klarifikasi bahwa hanya sebatas bercanda. Tapi bercandanya sangat keterlaluan makanya personel melakukan pemanggilan terhadap orang tua anak-anak, tokoh adat, tokoh agama dan pemerintah desa, kita kumpulkan di Polsek Semau supaya bersangkutan bisa klarifikasi," katanya.
Atas kejadian tersebut, Irwan Arianto menegaskan dengan maraknya informasi dan pemberitaan penculikan anak, Polres Kupang telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kupang untuk memberikan imbauan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.